TOILET EXCLUSIVE DI KOTA PARIS

Executive Toilet

toiletWow ! Ada toilet dengan layanan dan kebersihaan prima di Kota Paris, tepatnya di Jalan Champs Elysee, merupakan Jalanan yang ternama di kota Paris. Cukup dengan membayar EUR. 2,- bisa menikmati sabun cuci tangan produksi Hèrmes,merek produk tas yang terkenal mahal.sabun

Suasana terang menderang menjadikan toilet ini cerah dan berenergi, rasanya ingin lama-lama di toilet ini, mungkin ada unsur engga mau rugi, udah bayar mahal.

Sambutan yang hangat dari Reception Toilet dengan mengunakan gaun lengkap dan memberikan keterangan mengenai toilet ini. Tidak ketinggalan Sajian Televisi Rata yang memberikan informasi fasilitas yang akan digunakan

Ehmmmm toilet saja bisa dikelolah secara profesional, luar biasa.

KETCHIKAN, IBUKOTA SALMON – ALASKA

Kenikmatan di Kapal Pesiar Mewah, tidak berakhir hanya berada di Kapal saja, dalam perjalanan mengarungi gugusan pulau kecil dengan pemandangan Laut Alaska yang menggagumkan dalam perjalanan menuju kota tujuan. Kapal ini juga menawarkan paket wisata disetiap kota tujuan, dengan acara wisata dan aktivitas wisata berbagai ragam macamnya, dengan harga yang bervariasi. Dianjurkan membeli paket, pada waktu hari pertama masuk kapal, untuk tidak kehabisan.

Tiba juga setelah 02 Malam di Hotel terapung, kota pertama mendarat adalah Kota Ketchikan, yang disebut Ibukota Ikan Salmon, juga terdapat koleksi Patung Totem Suku Indian terbanyak di dunia.  Suasana pagi hari, disambut oleh hujan rintik-rintik, kapal yang saya tumpangi pertama melakukan pendaratan dan diikuti oleh beberapa buah kapal mewah lainnya, dalam waktu beberapa jam. eehhhh….Jangan lupa membawa kunci kamar selalu, karena itu merupakan tanda pengenal untuk masuk dan keluar Kapal Pesiar dan disimak juga dari pintu mana, kita keluar dari Kapal. Karena setiap pendaratan di kota tujuan, pintu kapal dibuka berbeda-beda disetiap lantainya.

salmon

Saya dengan rombongan menghirup udara segar Kota Ketchikan ini, langsung berjalan kaki menuju umbul-umbul Kota “Selamat Datang di Ketchikan”, untuk berphoto, dalam perjalanan kita akan melewati banyak toko-toko yang menjual souvenir, ikan salmon dalam bentuk kaleng, pop corn dll. Tidak lupa juga berphoto dengan Patung Totem yang dibuat oleh seniman suku indian.

Dengan sedikit berjalan kaki dari tempat Kapal bersandar, kita akan melintasi sebuah Monumen disebut “The Rock” yang menceritakan mengenai kehidupan masyarakat Kota Ketchikan, terdiri dari 7 figur manusia, mulai dari figur penambang, wanita dtotemll. Setelah berphoto-photo dengan monumen, kita arahkan mata ke seberang di Jalan Mission, Nah ! terdapat simbol gapura Selamat datang di Kota Ketchikan, asyik ini mantap buat photo-photo untuk Selfie meng-info-kan keberadaan kita.  Lalu telusuri Jalan Mission di sisi kiri dan kanan terdapat toko-toko yang menjualan Berlian, Batu Permata, Cendramata dan juga Salmon yang dikemas berbagai macam bentuk, bisa juga cicipi secara cuma-cuma saja, alias nyobai in. Terus menyelusuri terdapat Whale Park, sebuah taman kecil, namun indah kemasannya terdapat sebuah Monumen Totem, yang bernama The Chief Kyan Totem Pole, yang terdiri dari 3 figur, di atas terdapat figur The Crane yang mewakili simbul dari Istri Chief Kyan, The Thunderbird yang mewakili figur garis keturunan istirnya dan The Bear yang mewakili dari keluarganya.

Tidak jauh dari disini, terlihat juga The Chief Johnson Totem Pole, ayo langkah kaki ke sana, nah…… tepat di sisi sebelah kanan Totem terdapat aliran sungai kecil yang biasa dipenuhi oleh Ikan Salmon, Anda bisa melihat Monument Ikan Salmon yang indah,  di aliran sungai kecil ini, kalau beruntung bisa melihat anjing laut, yang datang mencari makanan.

Welcome at Creek Street, tulisan yang terpampang, di gapura untuk menyambut setiap turis. telusuri jalan yang terletak di sisi sungai kecil, sekarang penuh dengan toko cendramata, dulunya merupakan bangunan bersejarah Kota Ketchikan. Salah satu yang kita dapat temui adalah Dolly House tempat mesum jaman dahulu, kalau terlintas namanya sama dengan tempat prostitusi di Kota Surabaya….hehehehe. Waktu bebas dapat digunakan untuk berbelanja atau Ssssst mau masuk ke Rumahnya Dolly untuk menerawang siapa gadis cantik ini, dan bayangkan dengan umur yang sudah lapuk saja, masih laku untuk beraktivitas seks…….ehm………..

OLA…LA PARIS !

Bonjour…..Paris ? Kota ini sudah ada sejak 2000 tahun yang lalu, incroyable ! boleh dikatakan Kota ini sudah tua atau menua, namun keadaannya tidak pernah tua, selalu ada yang ditawarkan, keabadian bangunan-bangunan yang di bangun sejak jaman dahulu, dan menuju peralihan jaman, tetap mendukung eksistensi Kota Paris, sampai sekarang. Sehingga ada sebuah lagu I Love Paris………

Kecintaan sama Paris, juga diwujudkan oleh para Ibu – Ibu peserta tour yang ingin memiliki hasil kerajinan produk Perancis seperti tas tangan, minyak wangi dan lainnya, yang di tawarkan di kota ini. Untuk sajian kunjungan bagi pariwisata, Paris menyajikan luar biasa banyaknya, 01 hari di Kota Paris tidak ada artinya, untuk melihat Kota Paris. Kita harus menginap 02 malam paling sedikit, itupun harus 03 hari penuh.

 

NOTREDAMEDari bangunan kuno seperti Gereja Notre Dame yang di bangun di Pulau Kota, terletak di Sungai Seine, hanya dapat di kunjungi dengan berjalan kaki, Wow jadi butuh 04 jam untuk berkunjung di Lokasi Gereja ini, dikarenakan Bus Wisatawan harus berhenti menurunkan wisatawan sekitar 1 – 2 km jauhnya dari Gereja ini. Eiffel Tower menara yang dibangun pada waktu pameran dunia, dengan rencana akan di bongkar setelah pameran dunia selesai. Untung tidak di bongkar, karena sekarang menghasilkan arus wisatawan untuk berkunjung di Kota Paris. Museum Louvre yang terkenal dengan adanya Lukisan Monalisa, menambah keingin tahuan untuk melihat Senyumnya Monalisa, dan juga promosi dari Film Davinci Code mengambil lokasi di tempat ini. Ssst bila ada berkunjung siapkan waktu 01 hari penuh, untuk melihat keindahan barang seni lainnya di Museum ini, kalau ingin lengkap untuk melihat semua, anda butuh 01 tahun untuk melihatnya. Ingin melihat indahnya pesisir Sungai Seine, harus mengunakan Kapal di atas sungai ini yang dinamakan Bateaux Mouches, yang diartikan Kapal Serangga, namun Kata Mouches dalam arti sebenarnya adalah Kota tempat kapal ini dibuat. Perjalanan kapal ini di Sungai Seine hampir mencakup tour di Kota Paris.

 

Malam hari, pertunjukan yang sangat mengesankan untuk melengkapi perjalanan anda dengan menyaksikan Lido Show, sajian yang teranyar untuk membuat anda tercengang melihat kecantikan Gadis dengan tarian yang luar biasa,  ditambah lagi arsitektur panggung yang menakjubkan dengan layar-layar digital membuat mata tidak berkedip.

 

Ola….la Paris, begitu mempersona !

EPHESUS, KOTA YANG HIDUP SEPANJANG MASA

Harus bangun pagi pagi, karena hari ini acara sangat padat, dikarenakan ada 02 kunjungan yang menarik: 01 Kota Ephesus dan harus menempuh sekitar 03 jam ke Kota Pamukkale untuk melihat Hieropolis dan Travertin melihat gundukan batu kapur yang memiliki mineral menghasilkan air panas. Di kwatirkan tiba di Pamukkale keadaan sudah gelap, dikarenakan musim dingin. Strategi jitu dalam mengatur waktu hari ini, ceritanya…….

 

DSC01361Kepagian berangkat bukan berarti, kepagian datang ke toko kulit. Ternyata sudah buka di waktu pagi hari ini, untuk menyambut tamu untuk melihat keindahan adi busana yang terbuat dari kulit. Kerajian kulit Turkey memang sudah mendunia, banyak sekali produk kulitnya dibuat untuk merek-merek terkenal dunia seperti untuk Hugo Boss, Gucci dll. Kata seorang penjual kulit yang menyambut kita semua. Toko kulit ini menyajikan juga Fashion Show peragaan adi busana, yang modelnya cantik-cantik, membuat duduk tenang, model tersebut  menampilkan beragam macam jaket kulit, umumnya yang ditampilkan jaket kulit tersebut dapat digunakan bolak-balik dengan corak yang berbeda, dan juga jaket kulit tidak mudah lecek atau berkerut-kerut, ketika di remas menjadi kecil. Begitulah kecanggihan produk kulit ini. Kalau bicara harga, ya lihat sendiri aja !

 

 

DSC01409Setelah selesai di Toko Kulit, mulai lah kunjungan Tour di Kota Ephesus, kalau dari namanya, Kota ini ada di dalam sebuah Kitab Perjanjian Baru, didalam Kitab Suci Agama Kristen, yang banyak bercerita mengenai surat yang di tulis oleh Rasul Paulus kepada Jemaat Ephesus. Namun menurut sejarah Kota ini, sudah ada sejak 2000 tahun sebelum masehi, gila….lama banget ya ! Lalu pada abad ke 11 sebelum masehi kota ini ditaklukan oleh Orang-Orang Ioanian, Androclos anak dari Kardros, Athena, lalu membangun kota ini, dengan kuil-kuil kepercayan bangsa Yunani. Alexander yang Agung pernah juga berkunjung di kota ini, lalu pada tahun 283 sebelum masehi  Lysimachos penganti dari Alexander yang Agung menalukan kota ini, dan mulai membangun stadion, gymnasium dan juga theatre, seiring perjalanan waktu, sampailah pada jaman Romawi, kota ini menjadi Ibukota dan juga pusat perdagangan dan perbankan di daerah Minor Asia. Kejayaannya berakhir pada abad ke 3, Bangsa Goth datang dan menghancur kuil-kuil termasuk Kuil terkenal Artemis. Lalu pada abad ke 4 kota ini menjadi Ibukota yang dikontrol oleh pemimpim agama nasrani langsung dari Roma, kejadian yang terpenting di sini adalah Kaisar Theodosius, membawa 200 pemimpin agama nasrani, untuk menyatakan tempat ini apakah pernah ditinggali oleh Ibunya Yesus, yaitu Bunda Maria.

 

 

DSC01375Akhirnya tiba juga kunjungan di rumah terakhir Bunda Maria, tinggal. Ayo turun dari bus,DSC01374 kita jalan kaki sedikit. Sekarang mengapa, Bunda Maria, bisa berada di sini ? ……….Bunda Maria adalah Ibu Yesus. Setelah Yesus di salib keadaan bagi orang nasrani, menjadi sangat kurang baik.  Santo Yohanes mengajak Bunda Maria untuk meninggalkan Kota Jerusalem untuk menuju Kota Ephesus, kebetulan tugas Santo Yohanes ingin juga menyebarkan agama nasrani di daerah ini. Rumah yang kita kunjungi sekarang, diyakinkan bahwa Bunda Maria menghabiskan waktu hidupnya menjelang hari-hari kematiannya. Keadaan ini diyakinkan oleh Anna Katherina Emmerich yang pernah hidup di akhir abad ke 18. Ia mendengar suara yang berkata Bunda Maria pernah berada di lokasi ini. Perkataan ini dibukukan oleh C Brentano seorang penulis, menulis buku berjudul The Life of the Virgin Mary,  Lalu seorang perancis bernama Gouyet setelah membaca tulisan ini, ia pergi ke sini, untuk membuktikan keberadaan rumah ini. Lalu terus menerus dilakukan sebuah penelitian. Pada tahun 1892 Bulan Desember terjadi pengesahan sebuah dokumen oleh 07 pendeta dan 5 ahli, dipimpin oleh Pendeta E Poulin untuk menyatakan kebenaran keberadaan rumah ini.  Tempat ini pernah diadakah misa oleh Paus Paul ke VI tahun 1967, Bulan July, Paus John Paul II tanggal 30 November DSC013791979, dan terkakhir oleh Paus Benedict ke XVI tanggal 29 November 2006.  Nah….sekarang boleh masuk ke Rumah Bunda Maria, dilarang berphoto, video dan berisik. Silahkan ambil lilin bagi yang beragama Katolik dan di taruh ditempatnya. Lalu turun ke bawah sini, terdapat Air Suci dan juga spesial tembok yang di penuhi oleh permintaan tulisan, bila ingin menulis permintaan harap sudah menulis terlebih dahulu di hotel, dan di tembok ini,  tinggal di tempelkan saja permintaannya.

 

DSC01397Kalau sudah selesai, sekarang kembali ke bus, untuk melanjutkan kunjungan ke Reruntuhan Ephesus. Tiba ditempat ini, kita memulai jalan kaki, untuk menikmati pandangan mata mengenai keadaan Kota Ephesus pada jaman Romawi.  Di sini terdapat 28 buah situs, jadi pertama kita masuk dekat pintu masuk terdapat Situs dari Varius Baths tempat permandian, lalu lapangan luas bekas pasar, yang disebut Agora. Ayo kita jalan sedikit dan masuk ke Odeon yang merupakan theater kecil, untuk konser dapat menampung 1,500 orang. Silahkan photo-photo ! jalan kaki dilanjutkan lagi dengan melintasi The Memius Monument, Heracles Gate, lalu Jalan Curetes terdapat Fountain of Trajan, dan yang unik kita akan melihat Toliet Umum jaman dahulu. Namun yang terkenal adalah Perpustakaan DSC01418Celsus, bangunan ini digunakan sebagai perpustakan. Bangunan ini wajib diphoto, karena masih berdiri sebuah bangunan yang satu pillar saja. Nah sekarang kita melewai Marble Street dan akhirnya melihat The Grand Theatre yang dapat menampung 25,000 orang. Kaki rasanya cukup lelah, namun selepas pintu keluar terdapat toko-toko yang menawarkan souvenir dan makanan khas turkey, ini menjadi menyegar lagi…..ayo serang……..sebelum kita makan siang dan menuju Pamukkale……….bersambung….

PERGAMON MEMBAWA KEHIDUPAN KE MASA LALU

Kaget ! tadi pagi, sekitar pukul 03:45, diguncang gempa sekitar 5 skala H, terjadi hanya beberapa detik, Negara Turkey sering di guncang gempa, karena itu dinamakan Gempa Turkey. Kejadian gempa sudah sering terjadi sejak jaman dahulu, menjadikan banyak bangunan-bangunan peninggalan jaman dulu hancur akibat gempa.

 

Hari ini bersiap-siap, untuk mengunjungi Kota Bergama, yang terdapat  peninggalan Kerajaan Pergamon para masa Hellenistic, yang diperintahkan oleh Dinasty Attalid dan juga Kejayaan Bangsa Romawi. Perjalanan dari Canakkale tempat saya menginap, menuju Kota Bergama memakan waktu sekitar 03 jam, dalam perjalanan tidak melintasi jalan bebas hambatan alias jalan tol, dan masih banyak kondisi jalan masih dalam perbaikkan. Menyelusuri bukit-bukit dan mulai terdapat banyak Pohon Zaitun, lalu bertemu dengan Laut Aegean, perbatasan langsung dengan Negara Yunani, bahkan kita bisa melihat Pulau milik Negara Yunani. Memang terjadi konflik perdebatan hubungan antara Negara Yunani dan Negara Turkey dalam perebutan wilayah pulau-pulau yang berada di laut ini.

 

 

Dalam perjalanan, stop sebentar untuk ke toilet, kebetulan tempat stop ini, menjual barang-barang hasil produksi dari Pohon Zaitun, jadi kesempatan pula, para rombongan dapat membeli oleh-oleh hasil dari Pohon Zaitun. Lanjut lagi dengan melintasi pesisir Laug Aegean, akhirnya tiba di Kota Bergama, yang terdapat tempat peninggal Pergamon. Perut rasanya sudah memberi tahu, untuk di isi. Makan siang pun terjadi, terlebih dahulu.

 

 

 

DSC01306Sekarang waktu siap, untuk menuju tempat peninggalan Pergamon, dari kejauhan di atas bukit, kita dapat melihat dengan mata telanjang Kuil Trajan, sekilas melihat bukit ini, sama seperti tangkuban perahu, karena seperti perahu terbalik. Dengan melalui jalan kecil, yang pas-pasan, wah….ketemu bis dari berlawan arah, harus saling mengatur posisi, supaya dapat mempermudah perlintasan. Akhir tiba di Stasiun Kereta Gantung, nah sekarang enak, dengan mengunakan kereta gantung bermuataan 08 orang, hanya menumpuh waktu 5 menit saja, untuk ketinggian 700 m yang diukur dari panjangnya kable kereta gantung. Dengan pemandangan indah Kota Bergama, tanpa terasa kita sudah dekat sekali dengan lokasi yang kita ingin lihat.

 

Setibanya di lokasi, di sambut oleh pedagang kaki lima, yang sudah permanen, berteriak dengan Bahasa Indonesia, “satu……..lima lira……satu lima lira” menawarkan barang yang dijual. Ayo…..ayo jangan belanja dulu. Sebelum memulai masuk untuk melihat-melihat rerentuhan sejarah, ada baik semua disarakan ke toilet, karena di dalam tidak ada toilet. “Ayo ke toilet dulu…….padahal engga usah ditawarkan, pasti sudah mau…………

 

 

DSC01308Selepas melintasi ticket masuk, jalan mulai menanjak, dengan sisi kiri dapat melihat bekas reruntuhan yang terdiri dari batu bata, terdapat pintu gerbang untuk masuk ke dalam tempat ini. Pemandu wisata mulai bercerita mengenai tempat ini “Ibu…Ibu dan Bapa….Bapa” tempat ini ………… yang kita lihat sekarang ini banyak peninggalan Bangsa Romawi, walaupun tempat ini pernah di tinggali oleh Bangsa Yunani juga. Bangunan yang kita lihat di sisi sebelah kiri, terdapat tempat penyembahan Dewa Zeus, yang disebut Great Altar of Pergamon, namun sekarang tinggal reruntuhannya saja, untuk melihat asli dapat di ketemukan di Museum Pergamon yang ada di Berlin. Wow ! hebat ya, itu pengambilan atau penjarahan, satu bangunan bisa dipindahkan ke Museum yang ada di Negara Jerman. Nah lebih dahsyat tempat ini juga tertulis dalam Kitab Suci Agama Nasrani, pada Kitab Wahyu 2:13 langsung penafsirannya saja “Ini bisa berarti suatu tempat di mana pengaruh Iblis dan kejahatan begitu menonjol, sebab Pergamus telah menjadi sauté pusat penyembahan kekaisaran”. Ayo, kita jalan lagi untuk melihat lokasi yang berbeda. Nah ! sekarang kita berada di Kuil Trajan, terdapat beberapa Kolom-Kolom yang dulu sebagai tiang penyangga dari Kuil ini. Lalu juga terdapat sebuah DSC01321Patung Kaisar Romawi, tanpa kepala dan tanpa tangan kanan. Ini terdapat 02 jawaban, satu jawaban mungkin hilang karena adanya kehancuran seperti gempa bumi, atau di ambil. Atau dibuat sengaja, supaya bila gonta-ganti kaisar hanya ganti kepalanya saja dan bentuk tanggannya saja. Ok ayo kita photo group. Setelah selasai kita akan menuju ruang saluran air, yang indah sekali untuk photo-photo, apalagi buat prewedding photo. Wah memang hebat Bangsa Romawi dalam membuat arsitektur cara air dikirim ke sini, karena tempat ini dataran tinggi, loh ! Pak Osman pemandu setempat mulai menerangkan kontruksi dan caranya air dikirim ke tempat ini, ehm…….rombongan wisatawan lebih suka berphoto-photo ria di lekungan pintunya…..jepret……jepret…….

DSC01318Ok, sekarang terus menuju keluar, dan melihat keindahan Theater yang dapat menampung 10,000 orang, yang disebut Theatre Helenistic, dengan pemandangan lansung Kota Bergama yang indah. Keindahan tempat ini, memang tiada tandingnya pada jamannya. Walaupun sekarang tinggal reruntuhannya saja, bangunan yang ada bisa dapat dilihat keberadaannya di dalam sebuah miniatur kecil, yang terdapat tidak jauh dari pintu masuk, agar dapat mendapatkan bayangan keindahan asli bangunannya dan kegunannya.

 

DSC01353Sekarang waktu untuk kembali turun, dengan kereta gantung. Dan melanjutkan DSC01352perjalanan menuju Kusadasi, untuk tinggal satu malam. Dalam perjalanan kita akan melintasi Kota Terbesar ke tiga di Turkey Izmir, dari Izmir baru ada jalan bebas hambatan sampai pintu keluar Kota Seljuk, melalui Efesus dan tiba di Kusadasi, kota indah terletah di pinggir pantai. Sebelum ke hotel, kita singgah di Turkish Delight, makan kecil yang manis buatan Turkey. Ada berbagai macam manisan di tawarkan oleh seorang gadis cantik dengan memberikan informasi mulai dari manisan buah ara, sampai obat kuat turkey….hehehehe…..dikatakan viagranya turkey. Kita dapat mencoba terus menerus makanan yang dijual, kecuali viagranya……….engga bisa di coba………heheheheDSC01354

 

TROJAN, RIWAYATMU DULU !

Selamat Datang di Turkey, pagi hari dengan suhu 13 derajat celsius, di Bandara International  Atatruk, Istanbul. Di sambut juga dengan hujan rintik-rintik membuat rasanya menjadi dingin di badan. Macet…..Macet  mungkin sudah menjadi hal yang biasa di setiap kota besar di dunia, seiring perjalanan saya dari Bandara menuju sisi luar dari Kota Istanbul untuk menikmati makan pagi terlebih dahulu, sebelum melanjutkan kunjungan wisata. Hari pertama ini, bersama dengan  rombongan yang saya pimpin, akan langsung menuju Kota Cannakalle dari Istanbul, untuk melakukan investigasi…(ci elah…..) mengenai peninggalan Bangsa Troy yang terkenal di dunia, untuk kesana ]memakan waktu sekitar 5 jam perjalanan.

 

Sudah suatu keharusan setiap rombongan didampingi Pemandu Wisata setempat, dikarenakan peraturan dari Pemerintah dan bahasa yang digunakan, sangat berbeda. Bangsa Turkey mengunakan Bahasa Turkey, yang di ambil dari bahasa otoman, yang berafiliasi dengan bahasa persia, pada jaman Kerajaan Ottoman huruf yang digunakan berbeda dengan sekarang, Sekarang mengunakan tata penulisan abjad, jadi mempermudah pada waktu kita membaca, Kali ini pemandu wisata setempat saya bernama Pak Osman, ya….hampir mirip namanya dengan Sultan yang mendirikan Kerajaan Ottoman, pada abad ke 13.

 

 

Setelah mengarungi kemacetan, akhir tiba di restaurant. Nah ini beda menu ! makan pagi di Indonesia Restaurant, bernama Warung Nusantara, dengan menu Nasi Uduk, telor dadar, bakmi goreng, telor balado dan bakwan sayur. Jadi sebelum berasimilasi dengan makan Turkey, mencoba dulu makan Indonesia dulu. Lokasi restaurant berada ditengah-tengah antara Bandara dan Pusat Kota Istanbul. Sambut hangat oleh pelayanan Indonesia yang telah lama tinggal di Negara Turkey. Setelah menikmati makan, saya dan rombongan langsung siap melakukan perjalanan menuju ke arah selatan Negara Turkey. Negara Turkey menepati 02 benua, yaitu Benua Asia dan Benua Eropa. Saya berada sekarang di Benua Eropa terlebih dahulu. Hampir 97 % tanah yang di tempati adalah Benua Asia, Eropanya hanya 3  % saja.

 

 

Hujan rintik-rintik masih menguyur di pagi hari ini, perjalanan menuju keluar Kota Istanbul masih terjadi kemacetan, lebih-lebih kalau lihat di sebelah jalan arah menuju Kota Istanbul lebih macet lagi. Perut sudah terisi dengan makanan Indonesia, dengan bus dilengkapi dengan WIFI, jadi mempermudah hubungan antara wisatawan dengan orang yang di Indonesia, atau juga bisa nonggol in….jati diri di social media. Seperti biasa pemandu memberikan keterangan tentang perjalanan hari ini. “selama pagi hari ini, sampai makan siang, kita masih berada di Daratan Eropa, setelah makan siang selesai kita akan menuju dermaga ferry untuk menyeberangi selat, untuk tiba di Benua Asia”………sejarah Negara Turkey…….dibangun……..secara geografis………dan agama………….” sampai-sampai semua tertidur……zz….uuu…..zzzz. Mungkin lelah karena penerbangan memakan waktu sekitar 13 jam dari Jakarta, transit di Negara Singapore.

 

 

IMG_5782.JPGDalam perjalanan melintasi sisi kiri Laut Marmara dan juga selat Bosporus, nah !  memang ada 2 nama Selat Bosporus ini, satu di Kota Istanbul dan satu lagi sekarang yang lagi saya telusuri dengan bus. Selepas 02 jam, kita berhenti untuk rehat sejenak. Ini kesempatan para wisata dapat mencoba Kopi Turkey dan Teh Turkey. Keunikannya adalah cara menyajian dengan gelas yang digunakan sejak jaman ottoman. Kopi Turki tanpa gula, sedikit-sedikit slup masuk ke mulut melalui rongga leher….woz……menjadi segar……namun harus tanpa gula, yang tidak biasa memang merasa pahitnya minta ampun…..begitu pula dengan Teh Turkey……pahit IMG_5781.JPGjuga…….Ini membuat rasa menjadi seger dengan kepahitannnya. Ya jangan hidupnya jadi pahit saja. Ok ayo kita lanjutkan perjalananan lagi……..

 

 

DSC01202Tibalah waktu kita makan siang, setelah selesai melanjutkan perjalanan menuju Ferry Terminal, ad a02 Ferry Terminal yang  harus di pilih, namun tergantung tujuannya. Saya lebih baik memilih dari Kota Eceabat, karena setibanya di Benua Asia, langsung menuju jantung Kota Canakkle dan pass banget ada Patung Kuda Troy, dalam perjalanan menuju Ferry, bus berada di Semenanjung Gallipoli, yang merupakan tempat saksi sejarah mengenai peperangan terjadi antara Bangsa Turkey dengan Bangsa Australia, Inggris, Perancis, India dan juga New Zealand. Mereka bergabung menjadi satu kesatuan untuk melawan Bangss Turkey. Daerah ini sudah menjadi museum terbuka mengenai perang yang bersejarah ini, tahun depan 2015, akan memperingati 100 tahun kejadian besar ini. Atas kejadian perang ini lah, Kerajaan Turkey mulai memudar untuk menuju menjadi Turkey Republik yang sekarang ini.DSC01201

 

 

Akhirnya tiba juga di ferry terminal, untuk mulai menyeberang menuju Benua Asia. Penyeberangan hampir mirip seperti penyeberangan ferry menuju Bali dari Denpasar. Namun jarak lebih dekat sekitar 20 menit saja dan fasilitas kenyaman lebih enak. Tapi toilet ferrynya….bau…..hehehehe, ya kebersihan selalu kebersihan. Kota Cannakkle sudah kelihatan dari terminal ferry yang siap berangkat. Setiba di Kota Cannakkle, lihat kesebelah arah kiri, dari kejauhan kita bisa melihat Patung Kuda Trojan Ayo…..kita menuju ke bus, saya ingat para wisatawan yang sedang duduk di atas ferry, untuk menuju bus. Jangan lupa ke toilet dulu ya…….selalu ada informasi ini……..

 

 

kudatrorySelamat datang di Kota Canakkale, yang berarti Kale adalah Benteng dan Cana berarti piring, kita akan melihat Kuda Trojan yang ada dipinggir pantai di Kota ini, adalah pemberian dari Film Troy, yang di bintangi oleh Brad Pitt. Wah ini harus cepat, karena sudah menjadi incaran wisatawan untuk berphoto, dikarenakan lokasi ini di jaga polisi, supaya arus lalu lintas, tidak macet, karena turun naiknya wisatawan.  Ceprret…….ceperet….bunyi camera mengambil gaya masing-masing wisatawan di depan Patung Kuda Troy. Hollywood memberikan Patung Kuda ini, setelah pembuatan Film Troy dengan berat 12 Ton, terbuat dari Fibre diwarnakan hitam. Jadi nonton filmnya untuk lebih lengkap cerita peperangan Kuda Troy ini.

 

 

 

Kunjungan ke Reruntuhan Peninggalan Bangsa Troy, menjadi menu utama hari ini. Sekitar 30 menit dari Kota Canakkale. Yang dlihat hanya reruntuhan saja. tidak ada bangun yang utuh, Kecuali ada yang bagus Kuda Troy, namun bukan reruntuhan, tapi tampilan dibuat serupa dengan aslinya, kita bisa naik keatas dan berada di perut kuda, ini seperti yang di ceritakan di film. Keberadaan tempat ini sudah ada sejak 4000 tahun sebelum masehi sampai 300 masehi. Untuk mengetahui lebih jelas ini bekas reruntuhan apa, kita harus melihat gambar yang tersaji di informasi setiap reruntuhannya. Jadi kalau tidak dipikiran hanya ada puing-puing yang berserakan.

 

 

Tahun 1873, oleh seorang kelahiran Jerman Heinrich Schliemann melakukan evakasi dan penelitian dalam tugas DSC01275banyak menemukan barang-barang berharga di sini seperti emas dan perak. Dan barang berharga itu sudah dibawa keluar dari Negara Turkey, yang salah satunya ada di Museum di Russia dan Museum di Jerman, Untunglah di tahun 1998 tempat ini ditetapkan menjadi perlindungan UNESCO World Heritage.

 

 

Matahari sudah beristirahat, menandakan hari mulai gelap, walaupun sekarang pukul 5 sore, iya kan ini waktu musim dingin, jadi matahari cepat lelah, istilah kata yang digunakan. Kita akan menuju ke hotel untuk beristirahat. Untuk melanjutkan jadwal wisata arkeologi, besok hari.

 

 

Katanya untuk melihat  Peninggalan Romawi, paling banyak di Turkey, bukan di Roma, Katanya lagi kalau melihat Peninggalan Bangsa Yunani, paling banyak di Turkey, bukan di Yunani…………

 

AT SEA – MENGARUNGI KOTA-KOTA DI ALASKA, DENGAN KAPAL PESIAR MEWAH KE 2-

Bunyi Klakson Kapal > ……>>>>>, bertanda Kapal siap berangkat, sebelum memulai perjalanan setiap penumpang diwajibkan mengikuti Muster Drill latihan untuk keselamatan, sekarang berbeda dengan terdahulu, masing-masing penumpang tidak usah mengenakan pelampung penyelamat yang tersedia di kabin (kamar tidur), cukup melangkahkan kakinya ke arah yang telah di atur seusai urutan nomor kabin masing-masing. Hanya membutuhkan 30 menit untuk menerima arah keselamatan, bila kapal terjadi sesuatu !

 

 

DSC03019Kapal telah meninggalkan dermaga pelabuhan Seattle, pemandangan Kota Seattle terlihat jelas dari pandangan mata, berserta matahari yang kian terbenam. Suasana malam pun, di mulai dengan santap malam dengan sajian Fine Dining, yaitu duduk dan memesan sesuai dengan menu yang tertera untuk dipilih di Grand Epernay Restaurant  yang merupakan restaurant utama di kapal ini ataupun bisa menuju ke Ocean View Dining Room yang berada di Deck 14, untuk menikmati sajian Buffet Style yang pilihan makanannya banyak banget…… Khusus di Grand Eperney berdasarkan waktu pemesanan. tersedia Waktu Makan Pertama atau disebut First Dining (dimulai dari 18:00) , lalu Waktu Makan Kedua yang disebut Second Dining (dimulia dari 20:00) Waktu makan sudah harus dipesan, pada saat membuat pemesanan Kapal Pesiar, sebelum keberangkatan dari jakarta. Sedangkan Ocean View bebas tanpa ada waktu makan hanya dimulai dari 18:30 sampai 21:30. Ada juga Restaurant lainnya seperti: Bistro on Five,  Tuscan Grille, Silk harvest, Lawn Club Grill, bila anda ingin menikmati makanan di restaurant ini, harus menambah uang sedikit dan jangan lupa membuat pemesanan lebih awal, karena cukup laris ! Kalau makan pagi dan siang, bebas saja pilihan mau di Grand Epernay atau di Ocean View, saya suka di Ocean View saja, karena buffet, engga usah pusing pilih menu, karena langsung pilih makanan yang di makan.

 

 

Makan malam di Restaurant Utama Grand Epernay memang beda dari cara berpakaiannya, malam ini cukup mengunakan Pakaian Smart Casual, cukup kaos polo atau sejenis dan celana jeans ok juga. Untuk pakaian yang digunakan itu bervariasi berdasarkan informasi yang di dapat setiap hari, mengenai kegiatan di Kapal, yang tersedia di cabin kamar masing-masing. Kalau makan malam besok, disebut Formal Dinner, berarti harus mengunakan Pakaian Resmi, seperti Jas dengan Dasi, ataupun kita bisa gunakan Pakaian Batik yang merupakan Pakaian Resmi Negara Indonesia, yang telah dipatenkan di dunia.

 

 

Untuk makanan yang di santap, jangan kwatir menunya istimewa sekali, saya bertemu dengan Kepala Koki Bapak Markus Nufer asal Swiss, yang akan menerangkan kegiatan para juru masak dan pelayan dalam menyajikan santapan makan setiap hari, untuk mengetahui lebih dalam mengenai makanan dan dapur Kapal ini, kita dapat mengikuti kunjungan lansung melihat kegiatan dapur dalam menyajikan makananan selama di Kapal Pesiar Mewah ini. Bapak Markus menerangkan selama bertugas tidak sendirian, namun di bantu oleh 160 membantu juru masak, 250 kepala juru masak ditambah lagi orang-orang yang bekerja 24 jam selama 07 hari penuh, untuk melayani sajian makanan penumpang.

 

 

Makanan yang ditawarkan terdiri dari 16,000 sajian makanan, termasuk untuk tamu dan juga pegawai yangDSC03150 bekerja di kapal. Nah ! Kapal ini selamam 07 hari pelayaran membawa:

6596 Kg Daging Sapi

1,162 Kg Daging Babi

3,300 Kg Daging Ayam

5,748 Kg Daging Ikan

749 Kg Saos

1,355 Kg Daging Ayam Turkey

5,648 Kg Kentang

769 Litter Ice Cream

76,540 Litter Susu

5,500 Butir Telor Ayam

3,700 Kg Beras

19,000 Tea Celup

1,950 Kg Kopi

 

dan Banyak Lagi

Jadi tidak usah takut kekurangan makanan tersedia selama 24 jam Nonstop………Stt ! “makanan yang tersedia sudah termasuk dalam harganya kapalnya….” ……berlanjut…….

MENGARUNGI KOTA-KOTA DI ALASKA, DENGAN KAPAL PESIAR MEWAH

INI KALI YANG KE 3, SAYA MEMIMPIN GROUP TOUR MENGARUNGI PESISIR TEPI GARIS PANTAI ALASKA, NEGARA BAGIAN YANG KE 49, NEGARA AMERIKA SERIKAT DENGAN MENGUNAKAN KAPAL TERBESAR DI JAJARAN KAPAL PESIAR UNTUK TUJUAN ALASKA, DARI PERUSAHAAN KAPAL PESIAR CELEBRITY DENGAN KAPAL BERNAMA CELEBRITY SOLSTICE  TUJUAN KOTA-KOTA CANTIK YANG MEMILIKI KEUNIKAN DAN JUGA SEJARAH YANG BERBEDA, SELAIN KOTA YANG DITUJU,  MENU UTAMA PERJALANAN KAPAL PESIAR DI ALASKA MELIHAT TUMPUKAN ES YANG BERBENTUK BUKIT YANG DINAMAKAN GLACIER…..EHM…MENAKJUBKAN. KARENA HANYA DAPAT DILIHAT DENGAN MENGUNAKAN KAPAL PESIAR.

KOTA SEATTLE YANG TERLETAK DI BAGIAN BARAT AMERIKA SERIKAT, NEGARA BAGIAN WASHINGTON MENJADI TEMPAT UNTUK NAIK KAPAL SOLSTICE. ADA DUA ANJUNGAN PELABUHAN YANG BIASA DIGUNAKAN UNTUK MEMULAI PERJALANAN PELAYARAN ALASKA DI KOTA INI. PIER 91 DAN PIER 61. PIER 61 TERDEKAT KE KOTA, SEDANGKAN PIER 91 SEDIKIT JAUH DARI KOTA. KARENA KAPAL PESIAR MERUPAKAN YANG TERBESAR DI ALASKA, MAKA SAYA MENGUNAKAN PIER 91, SEKALIAN MENDAPATKAN SAJIAN MENYAKSIKAN PEMANDANGAN KOTA SEATTLE YANG TERSOROT MATAHARI TERBENAM.

PUKUL 08:30, TIBA DI AIRPORT SEATTLE INTERNATIONAL, PROSES IMMIGRASI YANG SANGAT CEPAT, BEDA DENGAN KOTA LAIN DI AMERIKA, YANG BIASA SAYA KUNJUNGI. SEPERTI BIASA WIFI DISEDIAKAN GRATIS. PARA PESERTA MULAI DAH ! AKTIFKAN JARINGAN SOSIAL, TANPA MENGHIRAUKAN ATURAN DILARANG MENGUNAKAN HANDPHONE DI WILAYAH IMIGRASI DAN BEA CUKAI, TEGOR PETUGAS BERKICAU BEBERAPA KALI KEPADA PENUMPANG YANG MENGUNAKAN HANDPHONE, UNTUK TIDAK MENGUNAKANNYA. SELESAI SUDAH PROSES IMIGRASI DAN BEA CUKAI, DENGAN MENGUNAKAN KERETA, BERSAMA-SAMA MENUJU AREA KEDATANGAN – ARRIVAL HALL -.  BAGASI BESAR TIDAK PERLU DI BAWA BERSAMA KITA DI DALAM KERETA CUKUP MENARUH DI BAN BERJALAN. PROSEDUR SEPERTI INI, SANGAT TIDAK PERNAH ADA, HANYA ADA DI AIRPORT SEATTLE SAJA.

DENGAN BIS, MENUJU PELABUHAN 91, SAMBUTAN SANGAT RAMAH DAN RAPI, TOLONG MASING-MASING DIBUKA VISA CANADANYA, YANG BERADA DI DALAM PASSPORT UNTUK DI SLIPKAN TANDA, AGAR MUDAH PENGECEKANNYA. PORTER WANITA YANG KUAT MENYAMBUT BAGASI PESERTA SEMUA, SAYA SUDAH MEMASTIKAN MASING-MASING BAGASI TELAH MENDAPATKAN PENGENAL NOMOR KAMAR, YANG TERIKAT DI TAS KOPERNYA MASING-MASING. SEMUA PESERTA MENUJU KE CHECK IN COUNTER UNTUK LAPOR MASUK KE DALAM KAPAL.

WAH ISTIMEWA ! BANGUNAN SEBESAR INI MENAMPUNG RIBUAN ORANG DAN AKAN BERJALAN, YANG DI SEBUT HOTEL BERJALAN. ATAU DIKENAL DENGAN SEBUTAN KAPAL PESIAR, DALAM ISTILAH INTERNASIONALNYA CRUISE. BUKAN TOM CRUISE.

MAKAN SIANG SUDAH TERSEDIA, PRASMANAN YANG BANYAK SEKALI PILIHAN, ENGGA MUNGKIN BISA MENCICIPI SEMUA, WALAUPUN PERUT LAPAR RASANYA.

PERJALANAN SIAP BERANGKAT, MENUJU KOTA-KOTA YANG TERKENAL DI ALASKA…………………DAN JUGA MENIKMATI FASILITAS KAPAL YANG MEWAH……BERLANJUT…….

日本へようこそ, SELAMAT DATANG DI TOKYO, JEPANG.

Tokyo Wah ! salah satu kota yang terhebat di dunia. Bayangkan dengan luas negara yang lebih kecil dari Indonesia, apalagi Ibukotanya Tokyo dibanding Jakarta, lebih macet orang jalan kaki, daripada macet orang naik mobil. Dibandingkan luas jalan raya saja, Jakarta lebih luas areanya.

 

DSCN1199Nah yang lebih menarik adalah alat transportasi darat yang digunakan di Kota Tokyo, yang bernama JR yang di singkat menjadi Japan Railway biasa di sebut adalah JR Line, Kereta yang menghubungi hampir seluruh Kota Tokyo, di tambah lagi Subway Kereta Bawah Tanah, ada juga Tokyo  Monorail yang menghubungi Haneda International Airport dan Hamamatsu – Cho. Jaringan transportasi ini memberikan kemudahan bagi Warga Tokyo untuk pindah dari kawasan satu ke kawasan lainnya di dalam Kota Tokyo, dengan jaminan ketepatan waktu yang sangat tinggi.   Sehingga tidak ada alasan bagi karyawan untuk membuat alasan telat masuk kantor …….macet Pak !. Sebab itulah masyarakat Kota Tokyo sangat menyukai alat transportasi umum.

 

IMG_20140724_191527Dengan banyaknya jalur kereta, maka dibuatlah stasiun-stasiun disetiap perberhentian secara terpadu dengan bus dan taksi untuk memudahkan arus lalulintas. Stasiun terbesar ini bernama Shinjuku Stastion yang sangat terpadu, sehingga boleh dikatakan stasiun tersebut “Shinjuku Underground City”  di dalam stasiun terhubung oleh gedung-gedung kantor dan juga pusat perbelanjaan yang luasnya diperkiraan dari Bundaran Patung Air Mancur Arjuna di Jalan Merdeka, Jakarta sampai Patung Sudirman, di Jalan Sudirman, Jakarta.  Sekali anda masuk ke dalam tempat ini, kalau tidak sangat paham, anda bisa nyasar muter-muter di dalamnya. Bahkan Orang Jepangpun harus benar-benar mengerti langkah dan arahnya untuk berjalan di sini. Belum lagi untuk memilih kereta apa yang ingin di naiki berada di platform – sepur – nomor berapa ?. Belum lagi ! selama langkah kaki, kita disungguhi banyak sekali toko-toko yang menjual makanan, busana dll. Wuzh bisa nyasar…….

 

Tempat-tempat di Daerah Tokyo, banyak sekali menyajikan sesuatu perbedaan di setiap daerahnya. Sama seperti juga Jakarta. Ada Pasar Baru tempat berbelanja tempo dulu, Ada Kota tempat sejarah Jakarta berada. Di Tokyo ada tempat-tempat yang istimewa juga seperti Shinjuku daerah yang biasa digemari para wisatawan untuk tinggal daerah ini, terutama untuk berbelanja dan ada tempat kehidupan malamnya  bernama Kabukicho, beda dengan keberadaan kehidupan malam di kota-kota dunia lainnya. Perhatian jangan pernah masuk ke dalam, kecuali ditemani oleh warga setempat, just look very nice !  Harajuku tempat busana anak-anak muda Jepang, anda dapat mengunjungi adi busana kreasi-kreasi warga setempat dan juga ada merek-merek ternama dunia, atau bisa mengunjungi Yoyogi Park untuk melihat aktivitas yang unik dan juga bisa mengunjungi Meiji Shrine, Kuil Meiji. Shibuya yang terkenal dengan cerita anjing yang sangat setia dengan HACHIKOmajikannya yang diperankan oleh Richard Gere bintang film Hollywood, bukan jadi Anjingnya ….! melainkan jadi majikannya. Hachiko nama anjingnya, di Stasiun ini terdapat Patung Hachiko, nah asyik untuk photo-photo. Tempat ini juga banyak menyajikan pusat perbelanjaan dan juga bagus untuk Hang Out bagi Warga Tokyo. Akihabara, yang terkenal dengan pusat perbelanjaan elektronik,
namun sekarang telah banyak beruba banyak sekali toko-tokonya menjadi Toko Anime, Toko Kartun Jepang. Ada juga Kafe yang dilayani oleh Wanita-Wanita Jenaka seperti Tokoh Anime, ada juga Toko Resmi AKB48 yang terkenal, Gundam Cafe yang merupakan tokoh anime jepang. Kafe ini menawarkan makanan dan minuman. Ikebukoro yang memiliki maskot Burung Hantu, anda bisa menemukan Patung Burung Hantu di Stasiun IMG_20140724_165524Ikebukoro, yang biasa digunakan untuk tempat bertemu. Tempat ini banyak anak remaja, karena berdekat dengan universitas dan juga memiliki Toko Anime terbesar di Jepang…..Wah ! Memang tempat ini sangat jarang di datangi bila kita mengikuti Tour secara rombongan, karena waktu terbatas untuk masa tinggal. Tempat-tempat ini sangat mudah di kunjungi dengan mengunakan JR Yamanote Line, kereta bernama Yamanote.

 

 

IMG_20140724_173902Perjalanan dengan alat transpotasi umum, dibutuhkan kekuatan kaki, dan juga kecepatan jalan. Di karenakan Orang-Orang Jepang jalan kaki lebih cepat, hampir mirip dengan lari…hahaha ! jalan kaki di sini pun memiliki arus jalan kaki, dengan kata lain Jalan Kaki di Jepang ada peraturannya, mulai dari naik tangga jalan, sampai berdiri untuk masuk kereta, dengan kata lain….antri dong !  Bagi yang tidak terbiasa jalan kaki, di sarakan mengikuti Tour secara rombongan, atau tidak usah mengikutinya hehhehehhe !