PERGAMON MEMBAWA KEHIDUPAN KE MASA LALU

Kaget ! tadi pagi, sekitar pukul 03:45, diguncang gempa sekitar 5 skala H, terjadi hanya beberapa detik, Negara Turkey sering di guncang gempa, karena itu dinamakan Gempa Turkey. Kejadian gempa sudah sering terjadi sejak jaman dahulu, menjadikan banyak bangunan-bangunan peninggalan jaman dulu hancur akibat gempa.

 

Hari ini bersiap-siap, untuk mengunjungi Kota Bergama, yang terdapat  peninggalan Kerajaan Pergamon para masa Hellenistic, yang diperintahkan oleh Dinasty Attalid dan juga Kejayaan Bangsa Romawi. Perjalanan dari Canakkale tempat saya menginap, menuju Kota Bergama memakan waktu sekitar 03 jam, dalam perjalanan tidak melintasi jalan bebas hambatan alias jalan tol, dan masih banyak kondisi jalan masih dalam perbaikkan. Menyelusuri bukit-bukit dan mulai terdapat banyak Pohon Zaitun, lalu bertemu dengan Laut Aegean, perbatasan langsung dengan Negara Yunani, bahkan kita bisa melihat Pulau milik Negara Yunani. Memang terjadi konflik perdebatan hubungan antara Negara Yunani dan Negara Turkey dalam perebutan wilayah pulau-pulau yang berada di laut ini.

 

 

Dalam perjalanan, stop sebentar untuk ke toilet, kebetulan tempat stop ini, menjual barang-barang hasil produksi dari Pohon Zaitun, jadi kesempatan pula, para rombongan dapat membeli oleh-oleh hasil dari Pohon Zaitun. Lanjut lagi dengan melintasi pesisir Laug Aegean, akhirnya tiba di Kota Bergama, yang terdapat tempat peninggal Pergamon. Perut rasanya sudah memberi tahu, untuk di isi. Makan siang pun terjadi, terlebih dahulu.

 

 

 

DSC01306Sekarang waktu siap, untuk menuju tempat peninggalan Pergamon, dari kejauhan di atas bukit, kita dapat melihat dengan mata telanjang Kuil Trajan, sekilas melihat bukit ini, sama seperti tangkuban perahu, karena seperti perahu terbalik. Dengan melalui jalan kecil, yang pas-pasan, wah….ketemu bis dari berlawan arah, harus saling mengatur posisi, supaya dapat mempermudah perlintasan. Akhir tiba di Stasiun Kereta Gantung, nah sekarang enak, dengan mengunakan kereta gantung bermuataan 08 orang, hanya menumpuh waktu 5 menit saja, untuk ketinggian 700 m yang diukur dari panjangnya kable kereta gantung. Dengan pemandangan indah Kota Bergama, tanpa terasa kita sudah dekat sekali dengan lokasi yang kita ingin lihat.

 

Setibanya di lokasi, di sambut oleh pedagang kaki lima, yang sudah permanen, berteriak dengan Bahasa Indonesia, “satu……..lima lira……satu lima lira” menawarkan barang yang dijual. Ayo…..ayo jangan belanja dulu. Sebelum memulai masuk untuk melihat-melihat rerentuhan sejarah, ada baik semua disarakan ke toilet, karena di dalam tidak ada toilet. “Ayo ke toilet dulu…….padahal engga usah ditawarkan, pasti sudah mau…………

 

 

DSC01308Selepas melintasi ticket masuk, jalan mulai menanjak, dengan sisi kiri dapat melihat bekas reruntuhan yang terdiri dari batu bata, terdapat pintu gerbang untuk masuk ke dalam tempat ini. Pemandu wisata mulai bercerita mengenai tempat ini “Ibu…Ibu dan Bapa….Bapa” tempat ini ………… yang kita lihat sekarang ini banyak peninggalan Bangsa Romawi, walaupun tempat ini pernah di tinggali oleh Bangsa Yunani juga. Bangunan yang kita lihat di sisi sebelah kiri, terdapat tempat penyembahan Dewa Zeus, yang disebut Great Altar of Pergamon, namun sekarang tinggal reruntuhannya saja, untuk melihat asli dapat di ketemukan di Museum Pergamon yang ada di Berlin. Wow ! hebat ya, itu pengambilan atau penjarahan, satu bangunan bisa dipindahkan ke Museum yang ada di Negara Jerman. Nah lebih dahsyat tempat ini juga tertulis dalam Kitab Suci Agama Nasrani, pada Kitab Wahyu 2:13 langsung penafsirannya saja “Ini bisa berarti suatu tempat di mana pengaruh Iblis dan kejahatan begitu menonjol, sebab Pergamus telah menjadi sauté pusat penyembahan kekaisaran”. Ayo, kita jalan lagi untuk melihat lokasi yang berbeda. Nah ! sekarang kita berada di Kuil Trajan, terdapat beberapa Kolom-Kolom yang dulu sebagai tiang penyangga dari Kuil ini. Lalu juga terdapat sebuah DSC01321Patung Kaisar Romawi, tanpa kepala dan tanpa tangan kanan. Ini terdapat 02 jawaban, satu jawaban mungkin hilang karena adanya kehancuran seperti gempa bumi, atau di ambil. Atau dibuat sengaja, supaya bila gonta-ganti kaisar hanya ganti kepalanya saja dan bentuk tanggannya saja. Ok ayo kita photo group. Setelah selasai kita akan menuju ruang saluran air, yang indah sekali untuk photo-photo, apalagi buat prewedding photo. Wah memang hebat Bangsa Romawi dalam membuat arsitektur cara air dikirim ke sini, karena tempat ini dataran tinggi, loh ! Pak Osman pemandu setempat mulai menerangkan kontruksi dan caranya air dikirim ke tempat ini, ehm…….rombongan wisatawan lebih suka berphoto-photo ria di lekungan pintunya…..jepret……jepret…….

DSC01318Ok, sekarang terus menuju keluar, dan melihat keindahan Theater yang dapat menampung 10,000 orang, yang disebut Theatre Helenistic, dengan pemandangan lansung Kota Bergama yang indah. Keindahan tempat ini, memang tiada tandingnya pada jamannya. Walaupun sekarang tinggal reruntuhannya saja, bangunan yang ada bisa dapat dilihat keberadaannya di dalam sebuah miniatur kecil, yang terdapat tidak jauh dari pintu masuk, agar dapat mendapatkan bayangan keindahan asli bangunannya dan kegunannya.

 

DSC01353Sekarang waktu untuk kembali turun, dengan kereta gantung. Dan melanjutkan DSC01352perjalanan menuju Kusadasi, untuk tinggal satu malam. Dalam perjalanan kita akan melintasi Kota Terbesar ke tiga di Turkey Izmir, dari Izmir baru ada jalan bebas hambatan sampai pintu keluar Kota Seljuk, melalui Efesus dan tiba di Kusadasi, kota indah terletah di pinggir pantai. Sebelum ke hotel, kita singgah di Turkish Delight, makan kecil yang manis buatan Turkey. Ada berbagai macam manisan di tawarkan oleh seorang gadis cantik dengan memberikan informasi mulai dari manisan buah ara, sampai obat kuat turkey….hehehehe…..dikatakan viagranya turkey. Kita dapat mencoba terus menerus makanan yang dijual, kecuali viagranya……….engga bisa di coba………heheheheDSC01354

 

TROJAN, RIWAYATMU DULU !

Selamat Datang di Turkey, pagi hari dengan suhu 13 derajat celsius, di Bandara International  Atatruk, Istanbul. Di sambut juga dengan hujan rintik-rintik membuat rasanya menjadi dingin di badan. Macet…..Macet  mungkin sudah menjadi hal yang biasa di setiap kota besar di dunia, seiring perjalanan saya dari Bandara menuju sisi luar dari Kota Istanbul untuk menikmati makan pagi terlebih dahulu, sebelum melanjutkan kunjungan wisata. Hari pertama ini, bersama dengan  rombongan yang saya pimpin, akan langsung menuju Kota Cannakalle dari Istanbul, untuk melakukan investigasi…(ci elah…..) mengenai peninggalan Bangsa Troy yang terkenal di dunia, untuk kesana ]memakan waktu sekitar 5 jam perjalanan.

 

Sudah suatu keharusan setiap rombongan didampingi Pemandu Wisata setempat, dikarenakan peraturan dari Pemerintah dan bahasa yang digunakan, sangat berbeda. Bangsa Turkey mengunakan Bahasa Turkey, yang di ambil dari bahasa otoman, yang berafiliasi dengan bahasa persia, pada jaman Kerajaan Ottoman huruf yang digunakan berbeda dengan sekarang, Sekarang mengunakan tata penulisan abjad, jadi mempermudah pada waktu kita membaca, Kali ini pemandu wisata setempat saya bernama Pak Osman, ya….hampir mirip namanya dengan Sultan yang mendirikan Kerajaan Ottoman, pada abad ke 13.

 

 

Setelah mengarungi kemacetan, akhir tiba di restaurant. Nah ini beda menu ! makan pagi di Indonesia Restaurant, bernama Warung Nusantara, dengan menu Nasi Uduk, telor dadar, bakmi goreng, telor balado dan bakwan sayur. Jadi sebelum berasimilasi dengan makan Turkey, mencoba dulu makan Indonesia dulu. Lokasi restaurant berada ditengah-tengah antara Bandara dan Pusat Kota Istanbul. Sambut hangat oleh pelayanan Indonesia yang telah lama tinggal di Negara Turkey. Setelah menikmati makan, saya dan rombongan langsung siap melakukan perjalanan menuju ke arah selatan Negara Turkey. Negara Turkey menepati 02 benua, yaitu Benua Asia dan Benua Eropa. Saya berada sekarang di Benua Eropa terlebih dahulu. Hampir 97 % tanah yang di tempati adalah Benua Asia, Eropanya hanya 3  % saja.

 

 

Hujan rintik-rintik masih menguyur di pagi hari ini, perjalanan menuju keluar Kota Istanbul masih terjadi kemacetan, lebih-lebih kalau lihat di sebelah jalan arah menuju Kota Istanbul lebih macet lagi. Perut sudah terisi dengan makanan Indonesia, dengan bus dilengkapi dengan WIFI, jadi mempermudah hubungan antara wisatawan dengan orang yang di Indonesia, atau juga bisa nonggol in….jati diri di social media. Seperti biasa pemandu memberikan keterangan tentang perjalanan hari ini. “selama pagi hari ini, sampai makan siang, kita masih berada di Daratan Eropa, setelah makan siang selesai kita akan menuju dermaga ferry untuk menyeberangi selat, untuk tiba di Benua Asia”………sejarah Negara Turkey…….dibangun……..secara geografis………dan agama………….” sampai-sampai semua tertidur……zz….uuu…..zzzz. Mungkin lelah karena penerbangan memakan waktu sekitar 13 jam dari Jakarta, transit di Negara Singapore.

 

 

IMG_5782.JPGDalam perjalanan melintasi sisi kiri Laut Marmara dan juga selat Bosporus, nah !  memang ada 2 nama Selat Bosporus ini, satu di Kota Istanbul dan satu lagi sekarang yang lagi saya telusuri dengan bus. Selepas 02 jam, kita berhenti untuk rehat sejenak. Ini kesempatan para wisata dapat mencoba Kopi Turkey dan Teh Turkey. Keunikannya adalah cara menyajian dengan gelas yang digunakan sejak jaman ottoman. Kopi Turki tanpa gula, sedikit-sedikit slup masuk ke mulut melalui rongga leher….woz……menjadi segar……namun harus tanpa gula, yang tidak biasa memang merasa pahitnya minta ampun…..begitu pula dengan Teh Turkey……pahit IMG_5781.JPGjuga…….Ini membuat rasa menjadi seger dengan kepahitannnya. Ya jangan hidupnya jadi pahit saja. Ok ayo kita lanjutkan perjalananan lagi……..

 

 

DSC01202Tibalah waktu kita makan siang, setelah selesai melanjutkan perjalanan menuju Ferry Terminal, ad a02 Ferry Terminal yang  harus di pilih, namun tergantung tujuannya. Saya lebih baik memilih dari Kota Eceabat, karena setibanya di Benua Asia, langsung menuju jantung Kota Canakkle dan pass banget ada Patung Kuda Troy, dalam perjalanan menuju Ferry, bus berada di Semenanjung Gallipoli, yang merupakan tempat saksi sejarah mengenai peperangan terjadi antara Bangsa Turkey dengan Bangsa Australia, Inggris, Perancis, India dan juga New Zealand. Mereka bergabung menjadi satu kesatuan untuk melawan Bangss Turkey. Daerah ini sudah menjadi museum terbuka mengenai perang yang bersejarah ini, tahun depan 2015, akan memperingati 100 tahun kejadian besar ini. Atas kejadian perang ini lah, Kerajaan Turkey mulai memudar untuk menuju menjadi Turkey Republik yang sekarang ini.DSC01201

 

 

Akhirnya tiba juga di ferry terminal, untuk mulai menyeberang menuju Benua Asia. Penyeberangan hampir mirip seperti penyeberangan ferry menuju Bali dari Denpasar. Namun jarak lebih dekat sekitar 20 menit saja dan fasilitas kenyaman lebih enak. Tapi toilet ferrynya….bau…..hehehehe, ya kebersihan selalu kebersihan. Kota Cannakkle sudah kelihatan dari terminal ferry yang siap berangkat. Setiba di Kota Cannakkle, lihat kesebelah arah kiri, dari kejauhan kita bisa melihat Patung Kuda Trojan Ayo…..kita menuju ke bus, saya ingat para wisatawan yang sedang duduk di atas ferry, untuk menuju bus. Jangan lupa ke toilet dulu ya…….selalu ada informasi ini……..

 

 

kudatrorySelamat datang di Kota Canakkale, yang berarti Kale adalah Benteng dan Cana berarti piring, kita akan melihat Kuda Trojan yang ada dipinggir pantai di Kota ini, adalah pemberian dari Film Troy, yang di bintangi oleh Brad Pitt. Wah ini harus cepat, karena sudah menjadi incaran wisatawan untuk berphoto, dikarenakan lokasi ini di jaga polisi, supaya arus lalu lintas, tidak macet, karena turun naiknya wisatawan.  Ceprret…….ceperet….bunyi camera mengambil gaya masing-masing wisatawan di depan Patung Kuda Troy. Hollywood memberikan Patung Kuda ini, setelah pembuatan Film Troy dengan berat 12 Ton, terbuat dari Fibre diwarnakan hitam. Jadi nonton filmnya untuk lebih lengkap cerita peperangan Kuda Troy ini.

 

 

 

Kunjungan ke Reruntuhan Peninggalan Bangsa Troy, menjadi menu utama hari ini. Sekitar 30 menit dari Kota Canakkale. Yang dlihat hanya reruntuhan saja. tidak ada bangun yang utuh, Kecuali ada yang bagus Kuda Troy, namun bukan reruntuhan, tapi tampilan dibuat serupa dengan aslinya, kita bisa naik keatas dan berada di perut kuda, ini seperti yang di ceritakan di film. Keberadaan tempat ini sudah ada sejak 4000 tahun sebelum masehi sampai 300 masehi. Untuk mengetahui lebih jelas ini bekas reruntuhan apa, kita harus melihat gambar yang tersaji di informasi setiap reruntuhannya. Jadi kalau tidak dipikiran hanya ada puing-puing yang berserakan.

 

 

Tahun 1873, oleh seorang kelahiran Jerman Heinrich Schliemann melakukan evakasi dan penelitian dalam tugas DSC01275banyak menemukan barang-barang berharga di sini seperti emas dan perak. Dan barang berharga itu sudah dibawa keluar dari Negara Turkey, yang salah satunya ada di Museum di Russia dan Museum di Jerman, Untunglah di tahun 1998 tempat ini ditetapkan menjadi perlindungan UNESCO World Heritage.

 

 

Matahari sudah beristirahat, menandakan hari mulai gelap, walaupun sekarang pukul 5 sore, iya kan ini waktu musim dingin, jadi matahari cepat lelah, istilah kata yang digunakan. Kita akan menuju ke hotel untuk beristirahat. Untuk melanjutkan jadwal wisata arkeologi, besok hari.

 

 

Katanya untuk melihat  Peninggalan Romawi, paling banyak di Turkey, bukan di Roma, Katanya lagi kalau melihat Peninggalan Bangsa Yunani, paling banyak di Turkey, bukan di Yunani…………

 

AT SEA – MENGARUNGI KOTA-KOTA DI ALASKA, DENGAN KAPAL PESIAR MEWAH KE 2-

Bunyi Klakson Kapal > ……>>>>>, bertanda Kapal siap berangkat, sebelum memulai perjalanan setiap penumpang diwajibkan mengikuti Muster Drill latihan untuk keselamatan, sekarang berbeda dengan terdahulu, masing-masing penumpang tidak usah mengenakan pelampung penyelamat yang tersedia di kabin (kamar tidur), cukup melangkahkan kakinya ke arah yang telah di atur seusai urutan nomor kabin masing-masing. Hanya membutuhkan 30 menit untuk menerima arah keselamatan, bila kapal terjadi sesuatu !

 

 

DSC03019Kapal telah meninggalkan dermaga pelabuhan Seattle, pemandangan Kota Seattle terlihat jelas dari pandangan mata, berserta matahari yang kian terbenam. Suasana malam pun, di mulai dengan santap malam dengan sajian Fine Dining, yaitu duduk dan memesan sesuai dengan menu yang tertera untuk dipilih di Grand Epernay Restaurant  yang merupakan restaurant utama di kapal ini ataupun bisa menuju ke Ocean View Dining Room yang berada di Deck 14, untuk menikmati sajian Buffet Style yang pilihan makanannya banyak banget…… Khusus di Grand Eperney berdasarkan waktu pemesanan. tersedia Waktu Makan Pertama atau disebut First Dining (dimulai dari 18:00) , lalu Waktu Makan Kedua yang disebut Second Dining (dimulia dari 20:00) Waktu makan sudah harus dipesan, pada saat membuat pemesanan Kapal Pesiar, sebelum keberangkatan dari jakarta. Sedangkan Ocean View bebas tanpa ada waktu makan hanya dimulai dari 18:30 sampai 21:30. Ada juga Restaurant lainnya seperti: Bistro on Five,  Tuscan Grille, Silk harvest, Lawn Club Grill, bila anda ingin menikmati makanan di restaurant ini, harus menambah uang sedikit dan jangan lupa membuat pemesanan lebih awal, karena cukup laris ! Kalau makan pagi dan siang, bebas saja pilihan mau di Grand Epernay atau di Ocean View, saya suka di Ocean View saja, karena buffet, engga usah pusing pilih menu, karena langsung pilih makanan yang di makan.

 

 

Makan malam di Restaurant Utama Grand Epernay memang beda dari cara berpakaiannya, malam ini cukup mengunakan Pakaian Smart Casual, cukup kaos polo atau sejenis dan celana jeans ok juga. Untuk pakaian yang digunakan itu bervariasi berdasarkan informasi yang di dapat setiap hari, mengenai kegiatan di Kapal, yang tersedia di cabin kamar masing-masing. Kalau makan malam besok, disebut Formal Dinner, berarti harus mengunakan Pakaian Resmi, seperti Jas dengan Dasi, ataupun kita bisa gunakan Pakaian Batik yang merupakan Pakaian Resmi Negara Indonesia, yang telah dipatenkan di dunia.

 

 

Untuk makanan yang di santap, jangan kwatir menunya istimewa sekali, saya bertemu dengan Kepala Koki Bapak Markus Nufer asal Swiss, yang akan menerangkan kegiatan para juru masak dan pelayan dalam menyajikan santapan makan setiap hari, untuk mengetahui lebih dalam mengenai makanan dan dapur Kapal ini, kita dapat mengikuti kunjungan lansung melihat kegiatan dapur dalam menyajikan makananan selama di Kapal Pesiar Mewah ini. Bapak Markus menerangkan selama bertugas tidak sendirian, namun di bantu oleh 160 membantu juru masak, 250 kepala juru masak ditambah lagi orang-orang yang bekerja 24 jam selama 07 hari penuh, untuk melayani sajian makanan penumpang.

 

 

Makanan yang ditawarkan terdiri dari 16,000 sajian makanan, termasuk untuk tamu dan juga pegawai yangDSC03150 bekerja di kapal. Nah ! Kapal ini selamam 07 hari pelayaran membawa:

6596 Kg Daging Sapi

1,162 Kg Daging Babi

3,300 Kg Daging Ayam

5,748 Kg Daging Ikan

749 Kg Saos

1,355 Kg Daging Ayam Turkey

5,648 Kg Kentang

769 Litter Ice Cream

76,540 Litter Susu

5,500 Butir Telor Ayam

3,700 Kg Beras

19,000 Tea Celup

1,950 Kg Kopi

 

dan Banyak Lagi

Jadi tidak usah takut kekurangan makanan tersedia selama 24 jam Nonstop………Stt ! “makanan yang tersedia sudah termasuk dalam harganya kapalnya….” ……berlanjut…….

MENGARUNGI KOTA-KOTA DI ALASKA, DENGAN KAPAL PESIAR MEWAH

INI KALI YANG KE 3, SAYA MEMIMPIN GROUP TOUR MENGARUNGI PESISIR TEPI GARIS PANTAI ALASKA, NEGARA BAGIAN YANG KE 49, NEGARA AMERIKA SERIKAT DENGAN MENGUNAKAN KAPAL TERBESAR DI JAJARAN KAPAL PESIAR UNTUK TUJUAN ALASKA, DARI PERUSAHAAN KAPAL PESIAR CELEBRITY DENGAN KAPAL BERNAMA CELEBRITY SOLSTICE  TUJUAN KOTA-KOTA CANTIK YANG MEMILIKI KEUNIKAN DAN JUGA SEJARAH YANG BERBEDA, SELAIN KOTA YANG DITUJU,  MENU UTAMA PERJALANAN KAPAL PESIAR DI ALASKA MELIHAT TUMPUKAN ES YANG BERBENTUK BUKIT YANG DINAMAKAN GLACIER…..EHM…MENAKJUBKAN. KARENA HANYA DAPAT DILIHAT DENGAN MENGUNAKAN KAPAL PESIAR.

KOTA SEATTLE YANG TERLETAK DI BAGIAN BARAT AMERIKA SERIKAT, NEGARA BAGIAN WASHINGTON MENJADI TEMPAT UNTUK NAIK KAPAL SOLSTICE. ADA DUA ANJUNGAN PELABUHAN YANG BIASA DIGUNAKAN UNTUK MEMULAI PERJALANAN PELAYARAN ALASKA DI KOTA INI. PIER 91 DAN PIER 61. PIER 61 TERDEKAT KE KOTA, SEDANGKAN PIER 91 SEDIKIT JAUH DARI KOTA. KARENA KAPAL PESIAR MERUPAKAN YANG TERBESAR DI ALASKA, MAKA SAYA MENGUNAKAN PIER 91, SEKALIAN MENDAPATKAN SAJIAN MENYAKSIKAN PEMANDANGAN KOTA SEATTLE YANG TERSOROT MATAHARI TERBENAM.

PUKUL 08:30, TIBA DI AIRPORT SEATTLE INTERNATIONAL, PROSES IMMIGRASI YANG SANGAT CEPAT, BEDA DENGAN KOTA LAIN DI AMERIKA, YANG BIASA SAYA KUNJUNGI. SEPERTI BIASA WIFI DISEDIAKAN GRATIS. PARA PESERTA MULAI DAH ! AKTIFKAN JARINGAN SOSIAL, TANPA MENGHIRAUKAN ATURAN DILARANG MENGUNAKAN HANDPHONE DI WILAYAH IMIGRASI DAN BEA CUKAI, TEGOR PETUGAS BERKICAU BEBERAPA KALI KEPADA PENUMPANG YANG MENGUNAKAN HANDPHONE, UNTUK TIDAK MENGUNAKANNYA. SELESAI SUDAH PROSES IMIGRASI DAN BEA CUKAI, DENGAN MENGUNAKAN KERETA, BERSAMA-SAMA MENUJU AREA KEDATANGAN – ARRIVAL HALL -.  BAGASI BESAR TIDAK PERLU DI BAWA BERSAMA KITA DI DALAM KERETA CUKUP MENARUH DI BAN BERJALAN. PROSEDUR SEPERTI INI, SANGAT TIDAK PERNAH ADA, HANYA ADA DI AIRPORT SEATTLE SAJA.

DENGAN BIS, MENUJU PELABUHAN 91, SAMBUTAN SANGAT RAMAH DAN RAPI, TOLONG MASING-MASING DIBUKA VISA CANADANYA, YANG BERADA DI DALAM PASSPORT UNTUK DI SLIPKAN TANDA, AGAR MUDAH PENGECEKANNYA. PORTER WANITA YANG KUAT MENYAMBUT BAGASI PESERTA SEMUA, SAYA SUDAH MEMASTIKAN MASING-MASING BAGASI TELAH MENDAPATKAN PENGENAL NOMOR KAMAR, YANG TERIKAT DI TAS KOPERNYA MASING-MASING. SEMUA PESERTA MENUJU KE CHECK IN COUNTER UNTUK LAPOR MASUK KE DALAM KAPAL.

WAH ISTIMEWA ! BANGUNAN SEBESAR INI MENAMPUNG RIBUAN ORANG DAN AKAN BERJALAN, YANG DI SEBUT HOTEL BERJALAN. ATAU DIKENAL DENGAN SEBUTAN KAPAL PESIAR, DALAM ISTILAH INTERNASIONALNYA CRUISE. BUKAN TOM CRUISE.

MAKAN SIANG SUDAH TERSEDIA, PRASMANAN YANG BANYAK SEKALI PILIHAN, ENGGA MUNGKIN BISA MENCICIPI SEMUA, WALAUPUN PERUT LAPAR RASANYA.

PERJALANAN SIAP BERANGKAT, MENUJU KOTA-KOTA YANG TERKENAL DI ALASKA…………………DAN JUGA MENIKMATI FASILITAS KAPAL YANG MEWAH……BERLANJUT…….

日本へようこそ, SELAMAT DATANG DI TOKYO, JEPANG.

Tokyo Wah ! salah satu kota yang terhebat di dunia. Bayangkan dengan luas negara yang lebih kecil dari Indonesia, apalagi Ibukotanya Tokyo dibanding Jakarta, lebih macet orang jalan kaki, daripada macet orang naik mobil. Dibandingkan luas jalan raya saja, Jakarta lebih luas areanya.

 

DSCN1199Nah yang lebih menarik adalah alat transportasi darat yang digunakan di Kota Tokyo, yang bernama JR yang di singkat menjadi Japan Railway biasa di sebut adalah JR Line, Kereta yang menghubungi hampir seluruh Kota Tokyo, di tambah lagi Subway Kereta Bawah Tanah, ada juga Tokyo  Monorail yang menghubungi Haneda International Airport dan Hamamatsu – Cho. Jaringan transportasi ini memberikan kemudahan bagi Warga Tokyo untuk pindah dari kawasan satu ke kawasan lainnya di dalam Kota Tokyo, dengan jaminan ketepatan waktu yang sangat tinggi.   Sehingga tidak ada alasan bagi karyawan untuk membuat alasan telat masuk kantor …….macet Pak !. Sebab itulah masyarakat Kota Tokyo sangat menyukai alat transportasi umum.

 

IMG_20140724_191527Dengan banyaknya jalur kereta, maka dibuatlah stasiun-stasiun disetiap perberhentian secara terpadu dengan bus dan taksi untuk memudahkan arus lalulintas. Stasiun terbesar ini bernama Shinjuku Stastion yang sangat terpadu, sehingga boleh dikatakan stasiun tersebut “Shinjuku Underground City”  di dalam stasiun terhubung oleh gedung-gedung kantor dan juga pusat perbelanjaan yang luasnya diperkiraan dari Bundaran Patung Air Mancur Arjuna di Jalan Merdeka, Jakarta sampai Patung Sudirman, di Jalan Sudirman, Jakarta.  Sekali anda masuk ke dalam tempat ini, kalau tidak sangat paham, anda bisa nyasar muter-muter di dalamnya. Bahkan Orang Jepangpun harus benar-benar mengerti langkah dan arahnya untuk berjalan di sini. Belum lagi untuk memilih kereta apa yang ingin di naiki berada di platform – sepur – nomor berapa ?. Belum lagi ! selama langkah kaki, kita disungguhi banyak sekali toko-toko yang menjual makanan, busana dll. Wuzh bisa nyasar…….

 

Tempat-tempat di Daerah Tokyo, banyak sekali menyajikan sesuatu perbedaan di setiap daerahnya. Sama seperti juga Jakarta. Ada Pasar Baru tempat berbelanja tempo dulu, Ada Kota tempat sejarah Jakarta berada. Di Tokyo ada tempat-tempat yang istimewa juga seperti Shinjuku daerah yang biasa digemari para wisatawan untuk tinggal daerah ini, terutama untuk berbelanja dan ada tempat kehidupan malamnya  bernama Kabukicho, beda dengan keberadaan kehidupan malam di kota-kota dunia lainnya. Perhatian jangan pernah masuk ke dalam, kecuali ditemani oleh warga setempat, just look very nice !  Harajuku tempat busana anak-anak muda Jepang, anda dapat mengunjungi adi busana kreasi-kreasi warga setempat dan juga ada merek-merek ternama dunia, atau bisa mengunjungi Yoyogi Park untuk melihat aktivitas yang unik dan juga bisa mengunjungi Meiji Shrine, Kuil Meiji. Shibuya yang terkenal dengan cerita anjing yang sangat setia dengan HACHIKOmajikannya yang diperankan oleh Richard Gere bintang film Hollywood, bukan jadi Anjingnya ….! melainkan jadi majikannya. Hachiko nama anjingnya, di Stasiun ini terdapat Patung Hachiko, nah asyik untuk photo-photo. Tempat ini juga banyak menyajikan pusat perbelanjaan dan juga bagus untuk Hang Out bagi Warga Tokyo. Akihabara, yang terkenal dengan pusat perbelanjaan elektronik,
namun sekarang telah banyak beruba banyak sekali toko-tokonya menjadi Toko Anime, Toko Kartun Jepang. Ada juga Kafe yang dilayani oleh Wanita-Wanita Jenaka seperti Tokoh Anime, ada juga Toko Resmi AKB48 yang terkenal, Gundam Cafe yang merupakan tokoh anime jepang. Kafe ini menawarkan makanan dan minuman. Ikebukoro yang memiliki maskot Burung Hantu, anda bisa menemukan Patung Burung Hantu di Stasiun IMG_20140724_165524Ikebukoro, yang biasa digunakan untuk tempat bertemu. Tempat ini banyak anak remaja, karena berdekat dengan universitas dan juga memiliki Toko Anime terbesar di Jepang…..Wah ! Memang tempat ini sangat jarang di datangi bila kita mengikuti Tour secara rombongan, karena waktu terbatas untuk masa tinggal. Tempat-tempat ini sangat mudah di kunjungi dengan mengunakan JR Yamanote Line, kereta bernama Yamanote.

 

 

IMG_20140724_173902Perjalanan dengan alat transpotasi umum, dibutuhkan kekuatan kaki, dan juga kecepatan jalan. Di karenakan Orang-Orang Jepang jalan kaki lebih cepat, hampir mirip dengan lari…hahaha ! jalan kaki di sini pun memiliki arus jalan kaki, dengan kata lain Jalan Kaki di Jepang ada peraturannya, mulai dari naik tangga jalan, sampai berdiri untuk masuk kereta, dengan kata lain….antri dong !  Bagi yang tidak terbiasa jalan kaki, di sarakan mengikuti Tour secara rombongan, atau tidak usah mengikutinya hehhehehhe !

“HOWDY” FORTWORTH COWBOY CITY ! IS SISTER CITY WITH BANDUNG

“Howdy”, salam perkenalan saya dengan Bapak  Gary Blinkley yang bekerja pada Convention & Visitor Bureau. “Howdy” sebuah kata sambutan dalam tata bahasa inggris, Texas yang berarti “Apakabar”. Howdy banyak digunakan oleh orang-orang Amerika Serikat yang bermukim di Daerah Selatan, seperti Negara Bagian Texas, Arizona, New Mexico. Tak heran sekarang saya berada di Negara Bagian Texas.  “Howdy” Bro and Sis ! from FortWorth, Texas.

 

DSC00158Dalam perjalanan kali ini, sangat membanggakan membawa rombongan Pemerintah Kota Bandung dalam bidang Pariwisata berkunjung ke FortWorth, Texas. Kota Bandung menjadi Sister City dengan Kota FortWorth, kota ini berdekat sekali dekat Kota Dallas, maka penamaan bandara udara bernama  Dallas-ForthWorth dikenal sebagai nama Airport yang dimiliki oleh kedua kota di Texas, Kota Dallas dan Kota ForthWorth.

 

 

FortWorth memilih Bandung, dikarenakan memiliki kesamaan seperti Kota ini menjadi Kota Weekend-nya masyarakat yang tinggal berdekatan dengan Kota ini, seperti Warga Kota Houston, Warga Kota Dallas, Bahkan Ibukota Texas Kota Austin mengunakan waktu liburan di sini. Lalu wisata kuliner yang di tawarkan tidak kalah dengan Kota Bandung. Kemiripan inilah maka Kota FortWorth memilih Kota Bandung menjadi Sister City. Kalau saya rasakan Kota ini lebih kecil dari Bandung, sedangkan penduduknya hanya sekitar 700 ribu orang-an. Bisa bayangkan betapa sepi dengan berada di luas tanah 905 km2.

 

 

Menurut sejarah kota ini dibangun dari sebuah jalur perdagangan ternak, antara jalur selatan dan utara, kota ini menjadi tempat peristirahatan pengiriman ternak, dijaman dahulu di utara dari kota ini perbatasan dengan Suku Indian, dengan menyeberangi Sungai Merah. Jadi dari selatan jalur terakhir mengiriman untuk ke utara. Antara tahun 1866 dan 1890 sekitar 4 juta ternak dikirim melalui kota ini, maka kota ini mendapat sebutan “Cowtown” – Kota Sapi -, karena banyak pendatang, maka dibangunlah pusat hiburan, yang berada di selatan yang terkenal dengan nama daerah “Hell’s Half Acre” daerah neraka. Tempat ini kita dapat lihat sekarang, daerah Courthouse. Dengan perkembangnya jalur kereta api tahun 1876 kota ini menjadi cepat berkembang, dalam perjalanan waktu kota ini terus dipercaya menjadi “The Wall Street of the West” tempat perdagangan ternak terbesar di daerah barat. Pada waktu perang dunia pertama tahun 1917, kota ini menjadi pusat perdagangan Kuda dan Mule untuk Dunia, dan dilanjutkan dengan perang dunia ke dua. Karena kuda dan mule dibutuhkan untuk alat transportasi. Waktu berlalu keadaan tidak selalu sama, sekarang keadaan berubah, banyak negara sudah bisa berternak dengan baik, dan menjadi pesaing kota ini.

 

 

Stockyards Station, menyajikan atraksi kebudayaan Cowboy, terletak hanya 20 menit dari jantung Kota FortWorth, lokasi ini menjadi tempat bersejarah yang patut dikunjungi. Hanya satu-satunya di dunia bekas stasiun kereta api diubah menjadi toko-toko souvenir dan juga restaurant, dengan arsitektur yang tetap sama pada jamannya. Bila ingin menyaksikan Rodeo, berupa olah raga menaiki Kuda Liar terdapat di Colosium, sebuah arena pertunjukan yang terkenal untuk Rodeo, Billy Bob’smerupakan tempat hiburan malam khusus untuk Country Music yang disebut “Honky Tonk” yang dapat menampung 6,000 orang menjadikan tempat ini Terbesar di dunia untuk arena Counrty Music. Hampir pukul 4 sore, udara panas sekali sekitar 35 C, acara yang dinanti-nanti dan juga hanya satu-satu di dunia dapat disaksikan di sini adalah  Cattle Drive sebuah tonton gerombolan para Cowboy mengiring ternaknya sepanjang 1/5 km, kejadian ini di persingkat menjadi  sekitar 10 menit saja, kalau dulu perjalanan bisa beberapa ratus kilometer dalam mengiring ternaknya untuk suatu misi pengiriman, yang biasa kita lihat dalam film-film hollywood. Bicara Hollywood yang terdapat di Kota Los Angeles ada Walk of Fame yang terkenal jalan yang terdapat nama-nama bintang film diabadikan di jalan pejalan kaki – Trotoar – Di sini pun ada !, di persembahkan untuk para Cowboy yang terkenal di sepanjang jalan Exchange Road. Mau lebih mendalam lagi mengenai Cowboy bisa berkunjung di Museum The Texas Cowboy Hall of Fame, kita dapat menyaksikan lebih dari 75 orang yang berjasa atas kebudayaan Cowboy dan juga bisa DSC00248melihat barang-barang tradisional nya. Atau bisa menaiki Sapi yang gemuk dan besar untuk berphoto-photo sebagai Cowboy.

 

 

 

 

wpid-img_20140825_160848.jpgAda tertulis Kota Bandung  di sebuah papan Sister City yang ada di dunia dengan Kota FortWorth, papan ini terdapat di taman dari Kantor Penerangan Pariwisata. Ini membuat bangga Indonesia, untuk mempopulerkan Kota Bandung. Nah sekarang acara bebas waktu untuk menjelajahi Stockyards Station Area, sebelum kembali ke Jantung Kota FortWorth.

WASHINGTON D C, BUKAN DI WASHINGTON, TAPI WELCOME IN CAPITAL CITY

Welcome to America, selamat datang di Amerika. Ini adalah Ibukota Negara Amerika Serikat, Washington DC, bukan Washington State……..ehm……!

 

Kadang seperti ada kekeliruan dalam mengartikan Nama daerah Washington di Amerika Serikat, karena ada Washington State, adalah Negara Bagian yang berada di wilayah pantai Barat Amerika Serikat, yang kita kenal Kotanya Seattle yang merupakan Kota Terbesar di Negara Bagian Washington, sedangkan Ibukota Negara Bagian Washington ,  adalah Olympia.

 

Nah sekarang sudah cukup jelas rasanya ! Sekarang selamat datang di Washington D C, ini adalah Ibukota Amerika Serikat, bukan berada di Negara Bagian Washington, yang terletak di Pantai Barat Amerika Serikat. Melainkan terletak di Pantai Timur Amerika, di Apit oleh kedua Negara Bagian, Negara Bagian Maryland dan Negara Bagian Virginia. Dan juga terdapat Sungai Potomac, yang mengalir sampai Lautan Atlantic.Untuk mengetahui sejarah Amerika Serikat lebih dalam juga tersaji di kota ini.

 

Kota ini sudah ada sejak 2 abad yang silam, Kota ini dibangun memang untuk di rencanakan sebagai Ibu Kota Amerika Serikat, jadi tata letak kota ini merasa nyaman dan teratur. Nama kota ini dikenang dari Nama President Pertama Amerika George Washington, sedangkan ada D C di belakang namanya singkatan dari Distric Colombia, kok ! ada nama “Colombia”. Colombia bisa diartikan Columbus, yaitu Christopher Columbus penemu Benua Amerika atau sebuah nama yang diartikan sebagai sebutan Colombia sebagai sosok wanita yang memberikan kebebasan atau boleh dikatakan Goddess of Democracy – Dewa Demokrasi – yang dapat anda lihat di atas dari Gedung Capitol Hill yang berada di Kota ini dan juga di Kota Honolulu, Hawaii, di tempat pemakaman pahlawan di Punchbowl.

 

Tata letak Kota Washington D C, yang sangat baik untuk sebuah Ibukota Dunia, di rancang oleh seorang keturunan Perancis Pierre Charles L’Enfants, dia mengambil ilustrasi dari sebuah Kota di Paris, dengan komposisi dari Plaza De La Concorde terus memanjang ke jalan terkenal Champs Elyse, terdapat Monumen Arc the Triomphe, lalu di tengah jalan Champs Elyse terdapat Istana President Perancis, ceritanya begitu, namun yang belum pernah ke Paris belum bisa mendapat ilustrasi ini. Lain kali dah…….

 

wpid-img_20140715_124613.jpgBagi wisatawan Kota Washington D C, banyak tersaji kunjungan-kunjungan yang gratis……..ehmmmm boleh ! Karena Kota ini banyak dibangun Patung Patung Peringataan, Tempat – Tempat Memorial Sejarah dan juga Museum.  Jadi semua kunjungan tidak bayar lagi, cuma….kaki harus kuat jalan. Kunjungan pertama yang diinginkan wisatawan adalah melihat White House – Rumah Putih –  tempat tinggal President Amerika Serikat, yang mulai dibangun tahun 1700 dan pernah di bakar oleh Tentara Inggris tahun 1812, pada waktu perang dan dibangun kembali tahun 1817, disebut White House, yang mudah saja diartikan karena Rumahnya Warna Putih, itu yang memang di ambil dari kesederhana sebutan ! memang banyak keinginan untuk menyebut nama tempat ini pada waktu dibuat. Jadi ingat Pak Gusdur, begini aja ko ! report, warnanya putih ! sebutsaja Rumah Putih. Sayang untuk masuk ke dalam bangunan ini diperlukan adminitrasi yang repot ! karena alasan keamanan, jadi hanya di depan pagarnya saja, Jepret ! berphoto. Namun harus waspada, karena kita berada di rerumputan, hati-hati tiba-tiba menyemprot air untuk tumbuhan bisa menyala secara tiba-tiba, wah…..bisa basah wpid-img_20140713_004906.jpgpakaian kita ! Tidak jauh dari White House adalah Gedung Capitol yang merupakan tempat Kongres Amerika Serikat bertugas, sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia yang terletak di Jalan Gatot Subroto. Gedung Capitol yang mulai di bangun tahun 1791, kadang wisatawan juga salah mengartikan Gedung ini, karena berwarna putih dan lebih megah dari White House, Gedung ini disalah artikan adalah ini White House – nya. Nama Capitol diambil dari Bukit Capitol yang berada di Roma, memang kota Roma di bangun dari 7 bukit, salah bukit namanya Capitol. Nama Capitol ini di usulkan oleh Thomas Jefferson, yang pernah menjabat sebagai President Amerika ke 3. Seperti biasa Gedung ini indah untuk di Photo, jadi silahkan untuk berphoto ! bila ingin mengikuti tour ke dalam Gedung ini, dibutuhkan waktu 3 jam, dari mulai antri dari pintu masuk dan sampai selesai, itupun tergantung dari padatnya pengunjung.

 

wpid-img_20140713_021802.jpgSekarang kita mengunjungi National Mall yang banyak terdapat Monumen bersejarah, Museum dan patung-patung pahlawan, pertama kita melihat Monumen yang terkenal Abraham Lincoln,yang sedang duduk. Ia adalah Presiden Amerika Serikat yang ke 16, Beliau sangat berjasa, karena dapat menyatukan Amerika Serikat dalam keadaan dilanda perang saudara. Bangunan ini bergaya Kuil Yunani, selesai tahun 1922, diatas dan kolomnya terdapat nama-nama negara bagian yang terdiri dari 36 Negara Bagian, yang ada pada saat Beliau hidup. Tempat ini sangat populer untuk demonstrasi, mungkin seperti kita di Bunderan H I. Salah satunya adalah Bapak  Martin Luther King Jr. yang dalam pidatonya terkenal adalah “I Have a Dream” saya punya mimpi, pidatonya mewakili orang keturunan Afrika yang tinggal di Amerika. Jelas terdapat sebuah ukiran di lantai, tempat dimana Ia berpidato, dan Monumen untuk Martin Luther King Jr terdapat di Taman Potomac bagian barat. Untuk berphoto yang indah datanglah dibawah jam 11 siang, karena matahari mendukung untuk menampakan sinar di wajah. Berhadapan dengan Monumen ini adalah sebuah kolam yang disebut Lincoln Memorial wpid-img_20140713_021537.jpgReflecting Pool dan jauh kedepan terdapat Washington Monument, yang boleh dikatakan sama dengan Monas – Monumen Nasional – yang ada di Jakarta,  Cuma ! Monas lebih keren diatas ada emas nya….. Nun jauh lagi bisa melihat Gedung Capitol. Jadi bangunan ini sangat simetris dibuatnya. Ada Monument yang cukup terkenal adalah Jefferson Memorial, Ia adalah Presiden Amerika Serikat yang ke 3, yang terkenal dengan Deceleration of Independence, merupakan pernyataan kemerdekaan, karena Ia yang merangkum pernyataan ini, maka terdapat bunyi dari pernyataan kemerdekaan Amerika Serikat, di belakang Patung Thomas Jefferson. Cukup 02 monumen saja kunjungannya.

 

wpid-img_20140713_010508.jpgDan untuk mengunjungi Museum-Museum yang berada di National Mall, itu gratis juga dan ber AC alias berpendingin kalau musim panas, hangat pada musim dingin, saran yang baik adalah mengunjungi Air and Space Museum, memerlukan waktu 02 jam, untuk melihat sejarah penerbangan dan angkasa, Museum Holocaust untuk melihat kejadian mengenai kaum Israel yang di bantai oleh Nazi Jerman, museum ini sangat ketat, engga boleh photo sama sekali, memakan waktu 1/5 jam. Lalu kalau masih banyak waktu bisa ke Museum lainnya yang ada sekitar 7 museum lagi. wuzzzz pegel kaki saya ! walaupun gratis semua kunjungan.

 

Sepanjang jalan di Kota Washington banyak terdapat patung-patung orang-orang terkenal, seperti  Pak Albert Einstein. Dan juga banyak Gedung-Gedung Negara seperti, Gedung-Gedung Department, ada juga menarik Gedung FBI, karena sering menonton Film Hollywood, banyak berkisah tentang film agent pemerintah dari F B I.

 

Sekarang waktu menyelusuri dengan transportasi umum…………bersambung

DENGAN USD 1 MENGUNJUNGI GEORGETOWN

Siapa yang tidak mengenal Kota Washington DC yang merupakan Pusat Pemerintah Negara Amerika Serikat atau yang disebut  Ibukota Amerika Serikat, pernyataan ini banyak di kutip, di siarkan, di saksikan di dalam banyak infromasi, misalnya kita menonton film mengenai peperangan, politik bahkan cerita komedi pun, banyak mengambil lokasi shooting di kota ini. Kota yang dipenuh dengan Monument Bersejarah, Museum dan tentunya juga para Politukus Amerika yang banyak mengambil keputusan bagi negaranya dan juga “Dunia” !

Bila kita mencari suasana berbeda dan mau berbelanja seperti Mall tentu tidak tersedia di pusat kota Washington DC, dan harus pergi menuju daerah Pentagon City yang terdapat Fashion Center Mall dengan mengunakan Metro Rail, yang biasa disebut Kereta Bawah Tanah, dengan biaya sekitar USD. 3.50 per orang sekali jalan. Itu Moderen Building.

Nah ! mungkin bosen dengan suasana berbelanja moderen, mari kita  menuju masa tahun 1700, dengan mengunakan uang USD. 1, itu biaya karcis untuk menaiki Bis Circulator menuju Georgetown. Walaupun namannya Georgetown, seakan-akan berada di kota lain, karena sebuat “Town” yang berarti kota. Namun Georgetown ini masih tetap berada di daerah Washington DC, ya hampir mirip boleh dikatakan seperti Daerah Chinatown – Daerah Pecinaan –

Daerah Georgetown,  luas 300 hektar, dengan arsitektur Amerika jaman dahulu yang masih tertata rapi. Daerah ini di bangun tahun 1751 dan diberikan nama George untuk menghormati Raja George II, karena tempat ini lokasi di tepi Sungai Potomac, pada jaman dahulu menjadi tempat perdagangan tembakau dan juga pelayaran utama bagi kapal-kapal menuju Benua Europa. Masih banyak bangunan-bangunan bersejarah di daerah ini.

Sekarang daerah ini terdapat banyak tempat berbelanja, cafe dan restaurant terjajar di sepanjang jalan Wisconsin Ave yang merupakan jalan utama daerah ini. Waktu yang diperlukan untuk menjelajahi daerah ini sekitar 03 jam, kalau sudah bosen berbelanja bisa juga mengunjungi melihat Rumah Tua bersejarah yang terbuat dari Batu – Old Stone House – yang di bangun  Tahun 1765, yang pernah digunakan untuk tempat persiapan revolusi untuk kemerdekaan dari Inggris yang terletak di jalan 3051 M Street.

Atau mencoba Georgetown Cupcake yang terletak di jalan 3301 M St NW. Cupcake banyak diliput oleh media surat kabar dan juga televisi sehingga Cupcake ini menjadi terkenal dan mendapat Guiness Book of Record  setiap orang ke Washington DC, ingin mencobanya. Memang rasanya beda dengan Kue Bolu….hehehe ! Cupcake ukuran dengan segengam tangan dihargai USD. 3,- saja. Boleh dikatakan cukup mahal. Cupcake ini banyak pilihan rasa, dari coklat, keju hingga rasa-rasa buah. Toko ini sangat kecil dengan ukuran sekitar 5 X 5 meter saja, tidak bisa memuat semua pembeli untuk dapat menikmati Cupcakenya di tempat ini, jadi harus di bungkus dan di bawa pulang….judulnya.

Bila sudah photo-photo dan ingin meng-upload photonya, mudah saja cari Warung Kopi Starbucks terletak di jalan 1810 Wisconsin Ave NW yang  free wifi, dengan beli kopi hitam – black coffee – saja seharga USD. 1.99,- . Wifi gratis memang tanpa harus membeli apapun, namun yang sedikit pengertiannya…..dah ! Biasanya juga mencari Apple Store, untuk membanding-bandingkan harga di Jakarta, atau menikmati pelayanan toko komputer ini atau menikmati free wifi, tanpa harus membeli apapun juga.

Kunjungan selesai dengan kembali lagi ke Pusat Kota Washington dengan membayar USD. 1,- per sekali jalan, cukup mengesankan melihat indahnya Georgetown.  O iya, ada Thai Food  Restaurant Thailand yang enak nama restaurant Mae Thai, bisa untuk makan siang, sebelum kembali ke pusat kota Washington DC.

 

SEKECAP MATA ! MENGAPAI GUNUNG TATEYAMA – ALPINE ROUTE JEPANG

Tidur harus cukup, sesuai dengan kebutuhan tubuh. Karena hari ini akan menjelajahi Gugusan Pegunungan Alpine di Jepang dan akan  bermain di sekitar ketinggian 2,400 Meter, kalau tidak bisa kepala pusing-pusing, katanya kekurangan oksigen, karena tubuh kurang sehat.

Kota Toyama, kota yang cocok sekali untuk bermalam, guna menuju Tateyama Station dengan  jarak tempuh sekitar 45 menit dengan bus. Dalam perjalanan dengan bus, kita sudah dapat melihat Gunung Tateyama yang tingginya 3,015 Meter, dari kejahuan. Tiba di Station Tateyama yang tingginya 475 Meter dimulailah perjalanan kita menjelajahi Alpen Route Jepang.  Sekarang waktunya persiapkan kaki untuk berjalan dan mengunakan kendaraan gunung yang telah disediakan. Bus yang kita gunakan akan bertemu kita di Ogizawa Station, berarti di kota lain. Barang-barang bawaan sebisa mungkin hanya 1 tas kecil saja, karena kalau tidak akan menjadi beban kesenangan. Maklum Wisatawan Indonesia selalu membawa banyak gembolan sana sini di tangan.

Waktu adalah segalanya, karena untuk mengunakan kendaraan diberikan waktu naik kendaraan, harus tetap waktu, bila meleset harus di atur lagi waktunya, sehingga membuat waktu tempuh menujut tempat tujuan jadi lama. Untuk masuk menuju antrian kita harus antri berbaris, sesuai dengan nomor pintu masuk, ini lucu juga seperti ingat waktu sekolah, ayo…..antri…..dua baris……, ini untuk memudahkan petugas menghitung jumlah peserta setiap rombongan. Ini dilakukan setiap kita akan mengunakan kendaraan. Memang tidak mudah bagi Wisatawan Indonesia untuk melakukan hal ini, karena kehidupan sehari-hari di Indonesia, jarang antri berbaris dan menunggu. Bagi Wisatawan Jepang, Singapore dan lainnya, mereka sudah biasa antri berbaris, dalam kehidupan sehari-hari, contohnya kalau naik Kendaraan Kereta, maka antrian sangat diperlukan. Keadaan ini bagi Wisatawan Indonesia, sehingga ada celotehan-celotehan yang mengeluh-eluh, aduh…..cape ya……aduh kapan sampe, aduh……!

Perjalanan di mulai dengan mengunakan Kereta Bergigi (Cable Car Trem) dari Tateyama Station menuju Bijodaira yang berada di ketinggin 977 Meter waktu tempuh sekitar 7 Menit. Setiba di Bijodaira, perjalanan langsung di sambung dengan mengunakan Bus ramah lingkungan (Tateyama Highland Bus) untuk menuju 2,450 Meter dengan waktu tempuh 50 menit, di sepanjang jalan kita akan dipandu oleh audio secara otomatis, menceritakan mengenai tempat-tempat yang di lewati, seperti melintas Pohon Besar sampai Air Terjun yang indah. Setiba di puncak tujuan kita akan melintasi Dinding Salju yang tingginya sekitar 20 Meter, Di sinilah kita akan turun bermain dan disini pulalah Puncak Acara Perjalanan Pertama. Bus harus stop di tempatnya Murodo Station, dan kita juga akan makan siang bersama sebelum melakukan aktivitas bersama di Dinding Salju. Setelah makan siang selesai, ayo kita mulai berphoto-photo di dinding salju dan memegang salju, sampai waktu yang telah ditentukan untuk kembali mengunakan kendaraan gunung melanjutkan perjalanan.

Waktu telah tiba untuk melanjutkan perjalanan dengan mengunakan Bus (Trolley Bus) untuk menerobos terowongan di dalam Gunung Tateyama dengan memakan waktu 10 menit, seperti biasa antri….antri dan berbaris……Sebentar saja kita sudah sampai di Daikanbo Station yang tingginya sekitar 2,316 Meter. Setiba di Station, saya mengambil atau meminta waktu untuk naik Kereta Gantung (Cable Car), untuk menuju Kurobedaira Station, untuk menuju Bendungan Kurobe, ini merupakan kunjungan kedua terindah, setelah tadi melihat dinding sajlu. Setiap station terdapat toko souvenir, restaurant,  toilet dan juga pemandangan alam. Jadi harus berkoordinasi waktu supaya jangan telat untuk mengunakan kendaraan gunung. Sttt ! Wisatawan Indonesia gemar belanja, makan dan ke toilet. Ayo….baris….antri…….kita akan melanjutkan perjalanan dengan mengunakan Cable Car yang lamanya sekitar 7 Menit, dalam perjalanan bisa menyaksikan keindahan alam dan juga melihat Bendungan Kurobe dari atas. Tiba di Kurobedaira Station, kita harus melintas bendungan untuk menuju Station berikutnya, ini perjalanan kaki terpanjang dalam kunjungan, ya sekitar 20 menit, itu belum photo-photo setiap 3 langkah. Karena pemandangan alam Bendungan ini, indah sekali. Bendungan ini tertinggi di Jepang sekitar 186 Meter,  ayo melintasi di atas Bendungan ini ! dengan angin yang bertiup kencang, sehingga badan menjadi segar. Ok ! setelah jalan kaki yang lumayan panjang, tiba di Station terkakhir untuk menuju ke Ogizawa Station dengan mengunakan Trolley Bus melintasi Terowongan Kanden dengan masa tempuh 16 menit. Akhirnya tiba, maka selesailah kunjungan kita di Alpine Jepang ini.

Setelah saya total, perjalanan kita sekitar 90 KM, pengalaman yang indah mencoba kendaraan unik, serta pemandangan yang indah. Sayang tidak melihat Burung Raicho, yang hidup hanya di Gunung ini saja. Perjalanan yang indah sekali naik gunung tanpa harus mendaki !#%^&