Organizing or Servicing

Selama tugas yang saya lakukan dalam memimpin perjalanan dan juga berada di level management dalam perusahaan, dalam sebuah ilmu kepemimpinan. Keduanya hampir tidak memiliki perbedaan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

 

Tugas Kepemimpinan adalah mengatur (organize), dalam pengaturan dibutuhkan kompetensi kemampuan di bidangnya, bukan hanya memimpin. Sedangkan istilah layanan (service) masih rancu dalam pelaksanannya. Sangat jelas kalau pada produk barang seperti penjualan kendaraan, telephone gengam. Katagori service adalah bila terjadi sebuah kerusakan barang atau melakukan service mesin kendaraan secara berkala. Langsung bisa ke Service Centernya. Pada waktu kita membeli produk bertemu dengan penjual dan pada waktu service akan berbeda tempat dan orang yang di hadapi. Istilah kata, kalau ada masalah hubungi service center, jangan ke saya (ketempat pada waktu beli produk)

 

Beda ! Layanan yang di anggap oleh konsumen untuk sebuah layanan produk wisata yang dilakukan oleh Seorang Tour Leader, adalah tidak terbatas pada ruang dan waktu. Karena layanan itu adalah pelayanan.  Jadi apapun sebuah bantuan, kadang sering rancu, ada sebuah bayaran yang dikeluarkan, itu pun di hitung dalam jangkauan layanan. Jadi layanan banyak meliputi sebuah bayarang. Wah enak semua dapat, loh. bisa nambah dan lain-lain. Bukankah seubah layanan ada sebuah harga yang di bayar.

 

Murni ! sebuah layanan murni keluar dalam Hati dalam bentuk sebuah bantuan secara fisik dan perhatian, bukan dalam bentuk sebuah transaksi (ada sebuah yang akan di bayar). Jadi disimpulkan sebuah layanan dari dalam hati yang dilakukan sebuah bantuan yang mengunakan pengetahuan.

 

Nah ! sekarang pengaturan (organize) ini merupakan hal yang terpenting dalam sebuah kepemimpinan, namun hal ini tidak mendapatkan perhatian khusus dalam sebuah organisasi dan memimpin rombongan wisata. Pentingnya sebuah pengaturan untuk mempelancar sebuah kegiatan. Kan engga mungkin pemimpin memberikan layanan kepada setiap orang, pada waktu yang sama. Pemimpin hanya satu orang. sedangkan yang di pimpin banyak orang. Jadi dibutuhkan sebuah pengaturan yang cepat dan efisien.

 

Pengaturan lebih penting daripada sebuah pelayanan. Karena pelayanan berada di Jiwa dan Pengaturan berada dalam Pengetahuan. Kita bisa melayani orang, tapi tidak memiliki pengaturan. Jadi biasa di katakan modalnya beli-beli in sesuatu dan ceng ge gesan saja.  Dan biasa jauh lebih berat bila menitikan pada sebuah layanan. Contoh anak buah dalam memberikan layanan kepada tuannya, bisa stress berat, ini yang terjadi bila kita sedang mengurusi sebuah group dan terdapat 01 atau 02 orang yang mendapatkan perhatian khsusus. Jadi bisa pontang panting pengurusan. Kalau dengan pengaturan jauh lebih mudah dijalankan.

 

Pengaturan adalah ilmun dan Layanan harus berada dalam jiwa.

Sharing it !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *