MENYELUSURI KOTA KUNO TAKAYAMA, JEPANG

Melanjutkan perjalanan dari Kota Gifu dan menginap di Kota Gero, Kota Gero terkenal dengan Onsen, mandi khas tradisional Jepang, yang no 5 terbaik di Negara Jepang untuk mandi Onsen.

Dalam perjalanan hari ini menuju Toyama, kita singgah di Takayama, yang masih satu wilayah dengan Gifu Prefecture. Sekitar 1 jam 30 menit dari Kota Gero, rombongan tiba di Kota Takayama. Kota ini selalu sibuk menerima kunjungan turis, tidaklah mudah mendapat parkir bus dengan lokasi yang dekat dengan kunjungan.

 

Dengan berjalan kaki kita melakukan kunjungan di Kota ini adalah Kota Kuno Takayama, kota ini sudah ada sekitar 300 tahun yang lalu. Kota Kuno ini di bangun dengan mengunakan bahan kayu dari pohon yang berkwalitas terbaik seperti Pohon Cypress, Pohon Cemara dan pohon-pohon lainya. Dan bangunan yang terlihat sekarang, kayunya dilapisi oleh carian batu bara yang berwarna hitam, supaya kuat dan kokoh.

 

Tempat ini pernah digunakan sebagai tempat para Samurai pada Jaman Edo, terlihat dari tata letak rumah yang berbeda antara rakyat biasa dan samurai, pada jendela yang tertata, tidak bisa untuk dilihat ke dalam rumah. Bila kita masuk melihat ke dalam rumah, membuat kita terkejut, dikarenakan di dalam cukup luas, terdapat taman di tengah rumah, dan loteng yang indah. Berbeda dengan tampak luar. Sekarang bangunan tua ini dijadikan tempat untuk berjualan souvenir, restaurant dan juga kedai kopi. Semua dilakukan cukup mengunakan waktu 01 jam saja.

 

saruboboJangan lupa membeli Boneka yang terkenal Sarubobo yang merupakan boneka tradisional tempat ini,

Saru dalam Bahasa Jepang adalah Monyet, sedangkan Bobo dalam Bahasa Jepang adalah Anak Kecil. Jadi bila di satukan berarti Anak Monyet yang Senang. Menurut cerita rakyat boneka ini dibuat oleh seorang nenek untuk cucunya, agar mendapatkan kebahagian dalam menjalanan hidupnya kelak. Boneka ini memang aneh, memiliki wajah, namun tidak memiliki Pancaindra, seperti mata, mulut, hidung dan kuping. Mungkin karena dibuat jaman dahulu, jadi secara boneka sudah indah. Boneka ini dahulu hanya dibuat 01 warna saja, yaitu warna merah, namun sekarang terdari dari berbagai warna yang mengandung arti. Kalau warna merah berarti keberuntungan dari pernikahan, kelahiran, untuk warna biru berarti untuk keberuntungan di tempat kerja, untuk warna dadu untuk percintaan, untuk warna hijau untuk kesehatan, untuk warna kuning untuk mendapatkan uang dan untuk warna hitam membuang sial. Boneka ini banyak tersedia di toko-toko.

 

Atau anda bisa menaiki Becak Jepang, yang di tarik oleh seorang kusir, cukup mengeluarkan Yen 4,000 saja, mengelilingi Kota tua ini. Atau mencoba Sate Rasa Hirado Beef, dengan satu tusuk seharga Yen 400 dan Yen 800, Harga ini untuk membedakan rasa daging sapi, seperti makan Kobe Beef, hehehehhe………

Anda juga bisa mencoba makanan khas jepang secara cuma-cuma alias gratis untuk dimakan, sebelum anda membelinya. Mungkin ini bisa membuat anda kenyang sekali…………tanpa mengingat untuk membelinya…..

 

Waktu terus berjalan, sekarang kunjungan selesai dan melanjutkan menuju Desa Shiragawa-Go…..sampai jumpa di Shiragawa-Go

Sharing it !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *