SETENGAH HARI MENIKMATI KOTA HANOI, SETENGAH MATI MELINTASI JALAN PANTURA DARI KOTA HANOI MENUJU KOTA HALONG BAY ! (BAGIAN 1/2)

Hujan…..hujan….hujan, pagi hari ini cuaca hujan, selama saya di Tiongkok, Kota Guilin kemarin-kemarin di guyur hujan juga. Ternyata antara Kota Hanoi dan Kota Guilin, bertetangga. Walaupun beda Negara, Kota Hanoi, Ibukota Negara Vietnam, dan Kota Guilin, di Negara Tiongkok. Jadi dengan cuaca masih dalam keadaan sama.   DSCN0920Walaupun hujan, Warga Hanoi rasa tidak peduli dengan keadaan, kegiatan terus berjalan, lalu lintas bersimpang siur, bunyi klasot kendaraan terus berdering. Yang saya saksikan dari luar hotel saya menginap. Keadaan lalu lintas di pagi hari sama seperti di Jakarta, bedanya kemarin malam saya tiba di No Bai, Bandara Internasional Kota Hanoi, sekitar jam 20:30, lalu menuju ke hotel yang terletak di jantung Kota Hanoi, dalam perjalana n tampak tidak terlalu ramai. Kalau Jakarta lalulintas masih ramai. Mungkin beda jumlah penduduk, Kota Hanoi hanya sekitar 6 juta orang, yang menjadi Kota tersebar ke 2 di Vietnam, kalau jakarta penduduknha mungkin sudah mencapai 12 jutaan, termasuk saya.   Lobby hotel adalah tempat pertemuan yang sudah pasti antara saya dan rombongan wisata. Juga Pemandu Wisata setempat yang Berbahasa Inggris. Nah ! Pemandu Wisata sudah sangat mengerti dengan rombongan Indonesia, untuk tidak terputus dengan jaringan internet, dia membawa sim card untuk data, dengan harga sekitar Usd. 10, bisa digunakan selama 7 hari. Ini dia yang ditunggu tunggu ! Untuk upload Photo supaya narcis, agar eksis selalu ! Ayo kita mulai kunjungan pertama ke Monument Ho Chi Minh yang merupakan Bapak Bangsa Vietnam, melintasi lalu lintas yang padat, akhirnya tiba, kebetulan hotel saya dekat dengan Monumen ini. Rombongan diharapkan turun ! Ayo….ayo. Kita jalan kaki sedikit untuk melihat Monumentnya, Jepret……jepret……bunyi kamera. Halo halo, ayo jangan setiap 3 langkah berphoto, kapan sampe di depan Monument, Nah itu ciri khasnya…….   Chào đón (selamat datang di) Monument Ho Chi Minh ! Sahut Pemandu Wisata dan memulai menceritakan mengenai Monument ini. Di dalam Monument terdapat jenazah Ho Chi Minh yang di awetkan, sama halnya dengan pemimpin lain Komunis di dunia, seperti Bapak Mao Tse Dong, di Tiongkok, Bapak Lenin di Russia dulu disebut Uni Soviet. Bentuk bangun di inspirasi dari Mouselum Lenin di Kota Moscow, Rusia. Dan terdapat lapangan yang cukup luas, namun kalau besar dengan Lapangan Tian An Men, di Beijing, Tiongkok dan Lapangan Red Square di Moscow, Rusia. Daerah ini termasuk ring 1, istilah penglokasian di jakarta. Jadi sangat dekat dengan daerah pemer intahan. Setelah selesai, sekarang kita akan menuju Tempat Tinggal Ho Chi Minh semasa dia hidup dan di lokasi yang sama terdapat Istana Presiden , nah makanya daerah ini ring 1. Dengan berjalan kaki, kita tiba di lokasi. Untuk berkunjung harus membeli tiket masuk. Untuk mempermudah informasi saya membagikan brosur tempat ini, terdapat keterangan dan photo-photo apa yang akan kita lihat, tampak pada muka brosur tertulis HO CHI MINHS VESTIGE IN THE PRESIDENTIAL PALACE AREA.   Pandangan pertama kita akan melihat Bangunan berwarna kuning, bergaya arsitektur Perancis, itu adalah Istana Presiden Vietnam, dulu tempat ini digunakan sebagai Istana Gubernur Jendral Indo China, pada mass penjajahan oleh Bangsa Perancis. Silahkan berphoto…….jepret……   Ayo jalan lagi, melintasi toilet. Ok siapa yang mau ke toilet. Seperti biasa pasti ada. Jadi berkunjung ke toilet juga harus menjadi bagian dari perhitungan waktu wisata dan keberadaanya, kalau engga bisa gawat !   DSC00479Lihat dari jauh. Ada sebuah garasi mobil, di sana terdapat 3 buah mobil….”tunggu nanti diphoto photonya” saya berkata dan lanjut cerita: 2 mobil buatan Rusia dan 1 mobil lagi buat dari Perancis. Yang pernah digunakan oleh Bapak Ho Chi Minh selama Ia bertugas, Ia pernah bertugas selama 15 tahun, tahun 1954 sampai 1969. Ok ayo menuju ke garasinya, untuk melihat dari dekatke tiga mobilnya. Setelah selesai menuju bangunan tempat tinggalnya, terdapat 3 pavillion atau ruangan, 1 ruang tidur, lalu ruang makan dan ruang kerja nya. Semua barang-barang yang digunakan masih tersimpan rapi, seperti Radio, Meja Kerja, Rak Buku, Photo Marxisme dan Lenin terpampang diatas meja kerjanya.   Setelah selesai kita berjalan di samping sebuah danau untuk melengkapi ke asri annya, ada juga banyak tumbuh-tumbuhan, seperti Pohon Mangga, yang berbaris pada kedua sisi jalan-jalan, jalan ini biasa digunakan oleh Ho Chi Minh melakukan olah raga. Juga ada tumbuh unik dinamakan Pohon Cypress atau Pohon Buddha terdapat di sisi kolam, pada kolam terdapat ikan emas koi, yang merupakan peliharaan Ho Chi Minh, sekarang ikannya sudah beranak pinak, heheheh benar engga ya !   Melanjutkan ! …Jalan sedikit kita melihat Rumah Panggung, rumah tradisional salah satu Suku di Vietnam. Rumah ke dua yang digunakan oleh Ho Chi Minh untuk tinggal dan bertugas, terbuat dari kayu, rumah ini digunakan biasanya untuk musim panas, karena cocok dari bahan kayu supaya udaranya adem. Karena rumah panggung kita harus naik anak tangga untuk melihat ruangannya. Setelah naik, pasti ada turun.   Setelah turun, kita akan melihat sebuah pondokan, Bommmm ! bunyi sebuah ledakan, memang terjadi waktu perang dahulu, sebuah bekas selongsongan bom, yang pernah dijatuhkan, dengan panjang sekitar 1 meter an. Gimana rasanya bila itu jatuh ke rumah saya.   Sekarang sudah berjalan melingkari Danau yang di huni oleh Ikan Mas Koi, menuju arah keluar sebelum sampai pintu exit, terdapat banyak penjual sovenir, mulai dari barang-barang mengenai Bapak Ho Chi Minh, sampai alat musik dan kerajinan Vietnam. ……   bersambung……….

Sharing it !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *