TOLEDO “IMPERIAL CITY” “EL GRACO” DAN “KAKI MELANGKAH”

Toledo, sebuah Kota terletak tidak jauh dari Ibukota Madrid, yang berjarak hanya 70 Km, kalau boleh dibandingkan jaraknya dari Jakarta menuju Cikampek. Beda sekali antara Kota Toledo dan Madrid. Kota Toledo usianya lebih Tua dari Madrid, Kota Toledo pernah dijadikan sebagai Ibukota Bangsa Visigoth dan Pusat Kepemimpin Pemerintah Muslim yang disebut Bangsa Moor pada tahun 761-719, pada waktu itu belum ada nama Negara Spanyol seperti sekarang. Sejarah menceritakan, Kota Toledo dipilih menjadi Ibukota Bangsa Visigoth dikarenakan juga kekalahan Bangsa Visigoth pada tahun 507 M dengan Bangsa Frank dalam pertempuran Vouille. Lalu Bangsa Visigoth kehilangan Kota Toulouse, di Perancis sehingga terus mundur sampai ke Kota Toledo. Kemudian sejarah mencatat dengan nama Kerajaan Visigoth Spanyol, terdapat 17 orang raja yang memerintah Kerajaan Visigoth Spanyol dimulai dari Leovigild (tahun 579-586) hingga Roderick (tahun 710-711), sekarang kita bisa melihat peninggal budaya Bangsa Visigoth di Toledo.

Nah sekarang saya memiliki kisah unik yang terjadi di Kota Toledo, berkisah tentang Raja Terakhir Visigoth bernama Roderick.

Pemerintah Raja Roderick identik dengan kisah kedatangan Bangsa Moor ke Spanyol, cerita ini mengisahkan Raja Roderick membuka ruangan terlarang yang dibangun oleh raja-raja terdahulunya. Ruang tersebut sangat terlarang untuk dibuka, namun dikarena jiwa kesatrian Raja Roderick membuat Ia tidak percaya akan cerita takhyul tersebut. Sebagai karakter yang keras Ia membuka ruang terlarang tersebut. Pintu terbuka di dalam terdapat sebuah meja besar yang terbuat dari emas dan dihiasi oleh batu permata, di atas meja terdapat sebuah tulisan yang tertulis adalah meja ini adalah Meja Salomo, putra Daud , lalu Ia mendobrak pintu lainnya menemukan sebuah jambangan. Pada jambangan itu terdapat sebuah gambar pasukan sedang menunggang kuda dengan berpakaian dari kulit hewan, terdapat sorban di kepalanya, Pedang-pedang Arab berada di pinggangnya dan tangan kanan memegang tombak. Di dalam jambangan tersebut terdapat sebuah tulisan “bila jambangan ini dirusak atau diganggu, orang-orang tersebut akan datang menggulingkan kerajaan dan juga seluruh negeri ini”. Ini Mitos atau Sejarah …..? Namun sejarah mengatakan Raja terakhir Visigoth adalah Raja Roderick, dan dikalahkan oleh Bangsa Moor seusai dengan gambar yang ada di Jambangan. Setelah itu Bangsa Moor berkuasa di Spanyol. Bangsa Moor datang dari Benua Afrika sekarang boleh disebut Negara Maroko. Dalam perjalanan menuju Kota Toledo, pasukan Bangsa Moor menalukan Kota-Kota yang dilaluinya termasuk daerah Andalusia. Pertempuran Xeres tahun 711, menceritkan kekalahan Bangsa Visigoth dari Bangsa Moor. Dan dimulailah Bangsa Moor mengusai Spanyol.   Kota Toledo sudah menjadi Kota Budaya ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1986, kota ini mencerminkan Budaya Kristen, Islam dan Yahudi. Toledo dikenal juga sebutan Kota Kerajaan atau dalam bahasa inggrisnya Imperial City.     Kita tinggalkan sejarah Kota Toledo, sekarang saya dan rombongan melihat bangunan sejarah yang ada, berdiri megah yang pekerjaannya dimulai dari tahun 1221 dengan model Barok dinamai Catedral de Toledo atau Cathedral Toledo. Di prakasai oleh Raja Alfonso VI. Selain itu ada yang harus di kunjungi adalah Gereja St Tomes, di Gereja ini kita melihat sebuah Lukisan yang terkenal dengan nama “The Burial of the Count of Orgaz” Acara Penguburan Bangsawan Orgaz, yang di lukis oleh El Graco, pelukis yang terkenal pada zamannya.   Lukisan ini memiliki sebuah kisah yang sangat menarik, mengenai penguburan Bapak. Don Gonzale Ruiz de Toledo, yang meninggal tahun 1323. Terdapat pada lukisan mengambarkan menurut legenda Kota Toledo, yang mengisahkan pada waktu acara penguburan terjadi sesuatu yang ajaib terjadi, ketika St Augustine dan St Steven turun dari Surga dengan memegang jenazah Bapak Gonzale dan membaringkan ke kuburannya, ini adalah sebuah penghargaan dari Tuhan kepada Bapak Gonzale atas jasanya melayani Tuhan dan Pemimpin Kristus semasa hidupnya. Yang uniknya, lagi Lukisan ini dibuat sesudah beberapa tahun kejadian pemakaman Bapak Gonzale, dan dapat di buat diwujudkan oleh El Graco kejadian tersebut dalam bentuk lukisan. Pembuatan lukisan ini dimulai tahun 1586, sedangkan kejadian Tahun 1323. Lama pembuatan lukisan ini 09 tahun. Pada gambar ini juga t erdapat Sang Pelukis El Graco beserta anaknya El Graco. Sayang di sayang, setiap pengunjung dilarang mengambil gambarnya. Bila ingin mendapatkan gambarnya photocukup hanya mengeluarkanbeberapa Euro untuk membeli Poscardnya saja. Atau gratis alis tidak membeli, cukup postcard yang sudah dibeli oleh peserta lain, lalu di ambil gambarnya melalui photo, seperti yang dilakukan oleh para peserta saya.     Semua kunjungan yang saya lakukan dengan berjalan kaki, karena Kota ini dibangun tidak diperuntukan untuk kendaraan seperti mobil, karena cukup dengan kaki melangkah saja, kita dapat melihat semua situs-situs sejarah di kota ini. Tidak salah kalau, Kota ini juga mendapatkan sebutan Kota Venesia di Spanyol, yang dapat diartikan semua dilakukan dengan kaki melangkah saja. Bedanya dengan Venesia terdapat banyak kanal-kanal air, sedangkan Kota Toledo banyak gang-gang (jalan-jalan) sempit yang merupakan ciri khas kota Bangsa Moor.   Waktu terus berjalan, sehingga mencapai waktu untuk kembali lagi ke Kota Madrid untuk beristirahat karena bseok harus melanjutkan perjalanan menuju selatan Negara Spanyol, Andalusia, untuk melanjutkan menemukan Kebudayaan Muslim di Spanyol.

Sharing it !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *